
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Semangat menjaga jati diri Indonesia sebagai negara maritim diwujudkan oleh Forum Maritim Bali melalui peluncuran Tari Kebesaran Forum Maritim Bali yang dibawakan langsung oleh anak-anak Duta dan Kids Forum Maritim Bali saat Gala Dinner Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan (FKPTPK) Indonesia pada Rabu, 20 Mei 2026.
Tarian tersebut menjadi simbol kecintaan terhadap laut sebagai pemersatu nusantara sekaligus upaya melestarikan warisan budaya maritim Indonesia.
Indonesia dikenal sebagai negara maritim yang memiliki keanekaragaman suku, budaya, dan adat istiadat yang diwariskan secara turun-temurun. Kekayaan tersebut dinilai harus terus dirawat, dijaga, dan dilestarikan oleh generasi muda agar tetap menjadi identitas bangsa di tengah perkembangan zaman.
Melalui konsep pertunjukan yang dinamis dan ceria, Tari Kebesaran Forum Maritim Bali menggambarkan miniatur nusantara sebagai negara kesatuan maritim. Gerakan tari dipadukan dengan musik kreasi modern yang merepresentasikan jati diri nenek moyang Indonesia sebagai bangsa pelaut.
Gagasan besar tersebut lahir dari ide Ketua Forum Maritim Bali, Ketut Adil Darmayasa, yang ingin menghadirkan karya seni sebagai media edukasi sekaligus penguatan semangat kemaritiman di kalangan generasi muda Bali.
Tarian ini ditata oleh koreografer Putu Sumanada, sementara penataan musik dipercayakan kepada Pande Wiranata. Seluruh penampil merupakan anak-anak Duta dan Kids Forum Maritim Bali yang tampil penuh semangat membawakan pesan persatuan dan kecintaan terhadap laut Indonesia.
Gubernur Bali, Wayan Koster, menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan semangat generasi muda yang tergabung dalam Forum Maritim Bali. Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Bali siap memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan positif yang mampu membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sektor kemaritiman dan perikanan.
Menurut Koster, keberadaan anak-anak Forum Maritim Bali menjadi harapan baru dalam melahirkan generasi muda yang mencintai laut dan mampu ikut mengembangkan potensi perikanan Bali di masa depan.
“Kami siap mendukung anak-anak Forum Maritim Bali agar terus berkarya dan berkembang. Semangat mencintai laut harus ditanamkan sejak dini karena Bali memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar untuk terus dimajukan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Forum Maritim Bali, Ketut Adil Darmayasa, mengatakan Tari Kebesaran Forum Maritim Bali lahir sebagai bentuk kecintaan terhadap Indonesia sebagai bangsa maritim yang memiliki kekayaan budaya dan laut yang luar biasa.
Menurutnya, tarian tersebut tidak hanya menjadi pertunjukan seni, tetapi juga media edukasi untuk menanamkan nilai persatuan, cinta laut, dan semangat menjaga warisan budaya maritim kepada generasi muda.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa laut adalah pemersatu nusantara dan menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia. Melalui seni tari dan musik, kami berupaya menghadirkan semangat maritim yang mudah diterima generasi muda,” kata Ketut Adil Darmayasa.
Ia berharap keberadaan Tari Kebesaran Forum Maritim Bali dapat menjadi identitas budaya organisasi sekaligus menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap pelestarian laut dan pengembangan sektor kemaritiman di Bali.
“Tari ini menjadi simbol semangat bersama untuk menjaga budaya maritim sekaligus mendukung kemajuan potensi perikanan dan kelautan Bali ke depan,” pungkasnya. (ads/bpn)












