
BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq ke Kabupaten Karangasem dimanfaatkan pemerintah daerah untuk mendorong percepatan perbaikan infrastruktur pendidikan.
Dalam agenda yang digelar di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Rabu (1/4/2026), Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata atau yang akrab disapa Gus Par langsung menyampaikan sejumlah usulan prioritas terkait revitalisasi sekolah rusak.
Gus Par mengungkapkan, kondisi sejumlah sekolah di Karangasem masih memprihatinkan, terutama yang mengalami kerusakan berat. Mulai dari ruang kelas rusak hingga atap bocor, kondisi tersebut dinilai mengganggu proses belajar mengajar dan berpotensi membahayakan keselamatan siswa.
“Banyak siswa terpaksa dipindahkan saat belajar karena ruang kelas tidak layak digunakan. Ada juga yang atapnya bocor dan struktur bangunannya sudah mengkhawatirkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Karangasem mengajukan sebanyak 86 unit sekolah rusak agar dapat memperoleh bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat. Gus Par berharap, kunjungan Wamendikdasmen menjadi momentum agar usulan tersebut mendapat perhatian serius.
Sementara itu, Fajar Riza Ul Haq menyampaikan bahwa pemerintah pusat terus memperkuat komitmen dalam peningkatan sarana pendidikan. Pada tahun 2026, jumlah sekolah yang akan direvitalisasi secara nasional meningkat signifikan menjadi 71 ribu unit.
Prioritas revitalisasi difokuskan pada sekolah dengan kondisi rusak berat, terdampak bencana, serta berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Menanggapi usulan dari Karangasem, pihaknya memastikan akan melakukan kajian lebih lanjut. Ia menyebut, dengan adanya peningkatan kuota secara nasional, peluang daerah seperti Karangasem untuk mendapatkan bantuan semakin terbuka.
“Kami akan kaji usulan yang masuk, terutama yang benar-benar prioritas. Dengan penambahan kuota ini, peluang Karangasem untuk mendapatkan bantuan tentu lebih besar,” tegasnya.(adv/bpn)












