
BALIPORTALNEWS.COM, JIMBARAN – Suasana Wantilan Kuari, Jimbaran, pada Kamis (30/4/2026) pagi tampak lebih ramai dari biasanya. Sejak pukul 07.30 Wita, ratusan warga mulai berdatangan untuk mengikuti kegiatan Vision for All, sebuah program sosial yang berfokus pada layanan kesehatan mata bagi masyarakat.
Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) ini merupakan kolaborasi antara Mövenpick Resort & Spa Jimbaran Bali, Lions Club International, dan Komunitas Goa Maria Kana (KGMK). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan hari jadi ke-22 KGMK.
Melalui program ini, sebanyak 1.000 warga Jimbaran ditargetkan memperoleh layanan pemeriksaan mata dan bantuan kacamata resep secara gratis. Peserta didominasi kalangan lansia dan pelajar yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mata.
Bagi sebagian warga, kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertama menjalani pemeriksaan mata setelah bertahun-tahun. Ada pula yang baru menyadari kondisi penglihatannya mulai menurun setelah mengikuti pemeriksaan.
General Manager Mövenpick Resort & Spa Jimbaran Bali, Jan Kroeckel, mengatakan kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia menyampaikan, melalui kerja sama berbagai pihak, layanan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata untuk 1.000 warga dapat diwujudkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat Jimbaran. Menurutnya, pihak hotel juga berkomitmen mendukung pembangunan komunitas secara berkelanjutan melalui berbagai program sosial yang bermakna.

Hal senada disampaikan perwakilan KGMK, Elly Halim. Ia menuturkan bahwa penglihatan yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Melalui program ini kami berharap anak-anak dapat belajar lebih nyaman, para orang tua bekerja lebih optimal, dan masyarakat Jimbaran dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Gubernur Lions Club International periode 2025–2026, Yahya Yastputera, menekankan pentingnya akses layanan kesehatan mata bagi masyarakat. Ia menyebut penglihatan sebagai “jendela dunia” yang sangat menentukan kualitas hidup seseorang.
Kegiatan tersebut juga mendapat perhatian dari Victoria Titisari Kosasieputri atau yang dikenal sebagai Victoria Kosasie, Puteri Indonesia Lingkungan 2026. Sebagai pengguna kacamata, ia mengaku memahami secara langsung manfaat dari bantuan kesehatan mata seperti yang diberikan dalam program tersebut.
Ia turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan, mulai dari panitia hingga para sponsor yang mendukung terselenggaranya acara sosial tersebut.
Selain masyarakat umum, kegiatan ini juga dihadiri perwakilan Desa Jimbaran, Bali Hotel Association, Perhumas Bali, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Badung. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan luas terhadap peningkatan layanan kesehatan masyarakat.
Setelah seremoni pembukaan dan penyerahan simbolis bantuan, kegiatan berlanjut pada pemeriksaan mata yang dibagi dalam dua sesi hingga pukul 17.00 Wita untuk mengakomodasi tingginya jumlah peserta.
Sebagian warga dapat langsung membawa pulang kacamata yang telah disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Sementara peserta yang memerlukan lensa khusus akan menerima kacamata dalam beberapa minggu ke depan melalui distribusi di 13 banjar di Jimbaran.
Di sela kegiatan, tampak berbagai momen sederhana namun penuh makna. Seorang anak terlihat tersenyum saat mencoba kacamata barunya, sementara beberapa lansia tampak haru ketika kembali dapat melihat lebih jelas.
Sebagai penutup, para peserta menerima bingkisan dari sejumlah sponsor seperti Wings, Mayora, Royco, Dua Kelinci, Buavita, You-C1000, Noodle Stars, dan Marimas.
Namun lebih dari sekadar bingkisan, kegiatan ini membawa manfaat yang jauh lebih besar bagi masyarakat, yakni penglihatan yang lebih baik dan harapan baru untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih nyaman. (ads/bpn)












