Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka
Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka. Sumber Foto : tis/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, NUSA DUA – Kabar kurang menggembirakan bagi pecinta musik jazz. Ajang International Golo Mori Jazz dipastikan tidak akan digelar pada 2026.

Festival musik yang biasa berlangsung di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu resmi dibatalkan setelah mempertimbangkan sejumlah faktor, mulai dari kondisi geopolitik hingga kendala sponsorship.

Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah melalui berbagai pertimbangan matang.

“International Golo Mori Jazz kami pastikan ditiadakan di tahun ini. Karena cukup banyak faktor geopolitik, sponsorship, dan semuanya kita tinjau,” ujarnya saat ditemui di kawasan The Nusa Dua, Badung, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga :  ITDC Kembali Berstatus Persero, Siap Percepat Pengembangan Destinasi Pariwisata Kelas Dunia

Meski dibatalkan tahun ini, ITDC membuka peluang festival tersebut kembali digelar pada 2027.

“Kami tunda tahun ini, dan itu sangat mungkin dilakukan di tahun depan,” katanya.

Troy menjelaskan, saat ini ITDC juga tengah fokus pada efisiensi operasional sesuai arahan pemerintah, termasuk penerapan kebijakan Work From Home (WFH) pada hari Jumat serta penghematan penggunaan listrik.

“Ini salah satu yang kita jalankan. Karena tidak mudah mencari support dari sponsor di situasi seperti ini,” imbuh Troy.

Baca Juga :  ITDC Genjot Penataan Kawasan, Wajah Baru Peninsula Island Mulai Tampak di The Nusa Dua

Menurutnya, keputusan pembatalan ini juga menjadi bentuk empati terhadap kondisi global yang masih belum stabil.

“Walaupun itu penonton jazz yang mungkin secara kemampuan lebih baik. Tapi ya saya rasa ini salah satu bentuk empati ITDC, simpati kita dengan situasi yang ada sekarang,” katanya.

Lebih lanjut, ITDC akan memprioritaskan pengelolaan dan pelayanan di kawasan pariwisata yang berada di bawah naungannya, seperti Golo Mori, Nusa Dua, dan Mandalika.

“Kami harus memfokuskan dulu kepada kawasan kami yang kami miliki. Karena kan itu acara adalah bagian daripada kawasan. Sehingga kita harus ambil keputusan bahwa kita utamakan, prioritaskan pelayanan di kawasan,” imbuhnya.(tis/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News