
BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Di tengah kebijakan pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, justru menunjukkan kinerja pembangunan yang tetap progresif, khususnya di sektor infrastruktur.
Berbeda dengan banyak desa lain yang terdampak keterbatasan anggaran, Desa Duda Timur tetap konsisten melaksanakan pembangunan fisik. Bahkan, pemerintah desa menargetkan seluruh perbaikan jalan desa dapat tuntas pada tahun 2030.
“Target kami tahun 2030 seluruh jalan desa sudah selesai diperbaiki. Saat ini masih tersisa sekitar 15 persen,” ujar Perbekel Duda Timur, Pawana, Sabtu (11/4/2026).
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari strategi aktif pemerintah desa dalam menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat. Melalui pengajuan proposal ke sejumlah kementerian, Desa Duda Timur berhasil memperoleh dukungan program pembangunan.
Pada tahun 2026, desa ini mendapatkan empat paket bantuan dari kementerian terkait, yang terdiri dari tiga paket pembangunan jalan serta satu paket untuk pengembangan UMKM.
“Kami terus berupaya menjalin komunikasi dan mengajukan proposal. Syukur, tahun ini ada empat paket bantuan yang turun,” jelasnya.
Dengan adanya bantuan tersebut, pembangunan infrastruktur tetap dapat berjalan meski di tengah keterbatasan anggaran. Saat ini, sekitar 15 persen jalan desa masih dalam proses penyelesaian.
Pawana menegaskan, pihaknya menargetkan seluruh jalan desa, termasuk akses menuju pura, dapat selesai dibetonisasi pada 2030 mendatang.
Upaya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas wilayah, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat serta memperkuat akses menuju kawasan-kawasan penting di desa.(st/bpn)












