BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Murid Bali Primary School yang tergabung dalam Yayasan Santa Teresa Education, Tabanan, tampak bersuka cita mengarak puluhan ogoh-ogoh, dalam rangka menyambut hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, Selasa (17/3/2026). Parade ogoh-ogoh yang diselenggarakan kedua kalinya itu, dihadiri dan dilepas oleh Korwil Pendidikan Kecamatan Kediri, Gusti Ayu Aris Widyantari.
Mereka yang terlibat mengarak ogoh-ogoh adalah murid mulai dari TK (Growing Tree), SD (Bali Primary School), dan SMP (Bali Primary Junior School). Parade ogoh-ogoh yang juga dihadiri para orang tua/wali murid itu, menempuh rute mulai dari halaman sekolah setempat melintasi Jalan Gatot Subroto ke timur hingga Simpang Rindam IX/Udayana, dan kemudian balik kanan kembali ke halaman sekolah.
“Melalui parade ogoh-ogoh yang melibatkan anak-anak TK, SD, dan SMP ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak-anak dalam membentuk karakter, menjaga kebersamaan dan kerja sama. Hal ini sangat positif, apalagi juga dalam rangka ikut menjaga dan melestarikan seni budaya Bali,” ujar Aris Widyantari
Sementara Kepala SMP Bali Primary, I Komang Bramawan, yang juga didampingi Konsultan Pendidikan Yayasan Santa Teresa Education, Lusia Sisilia, mengatakan bahwa melalui parade ogoh-ogoh yang diselenggarakan kedua kalinya ini, anak-anak jadi tahu budaya yang sudah ada di Bali.
“Kreativitas anak-anak ini kita edukasi dan diarahkan, mulai dari pembuatan sket, hingga bentuk ogoh-ogoh, bagian demi bagian. Ada dua ogoh-ogoh yang besar dengan menghabiskan biaya sekitar Rp5 jt. Kami memberikan edukasi, dan hal ini mendapatkan dukungan dari para orang tua murid,” ujarnya.
Sementara itu secara terpisah, anak-anak yang ikut terlibat dalam parade ogoh-ogoh tersebut ketika ditanya mengaku sangat senang. “Ini adalah pengalaman yang menyenangkan,” celetuk salah satu di antara mereka sambil tertawa ceria. (ita/bpn)













