Gubernur Koster
Gubernur Koster Hadiri Bakti Caru Resi Gana dan Pemelaspas Bale Pemaruman di Pura Alas Arum Batur. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BANGLI – Wayan Koster menghadiri secara langsung prosesi Bakti Caru Resi Gana dan Pemelaspas Bale Pemaruman di Pura Alas Arum Batur, Desa Pakraman Batur, Kintamani, Bangli, Selasa (3/3/2026), bertepatan dengan Hari Purnama Kesanga.

Upacara yang dipuput oleh Ida Pedanda Nabe Putra Ida Pandita Mpu Nabe Tri Dhaksa Natha tersebut, Gubernur turut bersembahyang bersama ratusan pengempon dan penyungsung pura. Dalam kesempatan itu, Gubernur Koster didaulat mengikuti prosesi mendem pedagingan sebagai bagian dari rangkaian pemelaspas bale pemaruman.

Baca Juga :  PKB 2026 Hasilkan Omzet Rp16 Miliar Lebih, Hadirkan 20.929 Seniman dan 1,8 Juta Pengunjung

Jero Penyarikan Alit Pura Alas Arum Batur menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap pembangunan dan renovasi pura.

Ia mengungkapkan, bantuan hibah sebesar Rp1 miliar telah diserahkan pada tahun 2024 untuk renovasi dan pembangunan bale pemaruman.

“Bantuan ini menjadi bukti bakti dan gotong royong umat dalam menjaga kelestarian pura,” ujarnya.

Kehadiran Gubernur Koster menjadi bentuk komitmen Gubernur dan Pemerintah Provinsi Bali dalam mendukung pemugaran serta renovasi pura sebagai upaya pelestarian warisan budaya dan sejarah Bali. Gubernur menegaskan pentingnya menjaga kesucian dan keindahan tempat ibadah, sejalan dengan komitmen merawat nilai-nilai adat, tradisi, dan agama di Bali.

Baca Juga :  Gubernur Koster Bersama Ribuan Masyarakat Nikmati Parade Gong Kebyar Dewasa Duta Gianyar dan Badung

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta; Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar; serta Danrem 163/Wira Satya, Ida I Dewa Agung Hadi Saputra.

Pura Alas Arum Batur berlokasi di Desa Pakraman Batur, Kintamani, berdekatan dengan Pura Ulun Danu Batur, tepatnya di bagian timur (luan), berdampingan dengan Pura Pande Batur dan Pelinggih Ida Ratu Mbah Api. Pura ini memiliki piodalan yang jatuh setiap Panglong Ping Kalih Purnama Kesanga atau dua hari setelah Purnama Kesanga.

Baca Juga :  Bacakan Pesan Megawati, Gubernur Koster Dorong Peradaban Dunia yang Damai dan Berkeadilan

Rangkaian upacara berlangsung khidmat dengan partisipasi aktif krama desa, yang dimulai pada 21 Februari 2026 dan akan berakhir pada 10 Maret 2026 mendatang untuk prosesi Pengayar, Pertanian dan Mesineb Karya.(*/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News