Penyanyi asal Desa Kubu, Kabupaten Karangasem, Mila Dewi
Penyanyi asal Desa Kubu, Kabupaten Karangasem, Mila Dewi. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Penyanyi asal Desa Kubu, Kabupaten Karangasem, Mila Dewi kembali menunjukkan eksistensinya di dunia musik Bali dengan merilis single terbaru berjudul “Satya Tanpa Tepi.”

Lagu ini menjadi karya keempat Mila sekaligus menandai kebangkitannya setelah sempat lama vakum dari dunia tarik suara. Tidak sekadar menghadirkan nuansa romantis, lagu tersebut juga lahir dari perjalanan hidup serta pengalaman pribadi yang menguatkan semangatnya untuk kembali berkarya.

Mila mengungkapkan, inspirasi lagu ini banyak dipengaruhi pengalamannya yang sering tampil sebagai penyanyi dalam berbagai prosesi pawiwahan di Bali. Dari pengalaman tersebut muncul keinginan untuk menciptakan lagu yang menggambarkan perjalanan cinta hingga akhirnya berlabuh di pelaminan.

“Sering menyanyi di acara pawiwahan membuat saya ingin memiliki lagu yang benar-benar menggambarkan perjalanan cinta sampai akhirnya mantap menikah,” ujarnya.

Lagu yang diciptakan sendiri oleh Mila tersebut mengangkat makna kesetiaan tanpa batas seorang perempuan kepada pasangannya. Judul ‘Satya Tanpa Tepi’ merepresentasikan komitmen dan ketulusan cinta sejak seorang perempuan ‘diambil dari rumah bajang’ hingga menjalani kehidupan rumah tangga.

Menariknya, ide lagu ini muncul secara spontan. Saat dalam perjalanan darat dari Denpasar menuju Karangasem usai proses rekaman single keduanya, “Jengah,” Mila justru mendapatkan inspirasi. Selama perjalanan sekitar tiga setengah jam, lirik hingga melodi lagu tersebut mulai tersusun.

Sebelum merilis ‘Satya Tanpa Tepi’, Mila Dewi telah meluncurkan tiga single lainnya, yakni ‘Jalan Ubadin’, ‘Jengah’, dan ‘Med Pedidian’ yang dirilis pada Agustus tahun lalu.

Dalam penggarapan single terbaru ini, Mila bekerja sama dengan WIGO Project Official sebagai label rilisan. Sementara aransemen musik digarap oleh Widi Gomes dan proses pengerjaannya diselesaikan hanya dalam waktu dua hari.

Video klip lagu tersebut juga dikemas dengan konsep pawiwahan adat Bali yang sederhana namun sarat makna. Proses pengambilan gambar dilakukan oleh Widhi Photo, dengan tata rias dari Sasya Beauty Studio.

Perjalanan karier Mila Dewi sendiri dimulai dari ajang lomba BRTV dan KPB sebelum merilis single pertamanya pada 2005. Ia sempat vakum cukup lama setelah menetap di Lombok sejak 2006 hingga 2021.

Namun setelah kembali ke Bali, semangat bermusiknya kembali bangkit. Melalui lagu “Satya Tanpa Tepi,” Mila berharap karyanya dapat diterima masyarakat Bali dan menjadi salah satu lagu yang mewakili makna kesetiaan dalam sebuah pernikahan.

“Semoga lagu ini bisa menghibur dan menjadi bagian dari momen indah bagi masyarakat Bali,” tutupnya.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News