
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – PT Toyota-Astra Motor (TAM) secara resmi memulai penjualan Toyota Veloz Hybrid EV di Bali. Kehadiran kendaraan Full Hybrid EV ini menjadi satu-satunya model di segmen Low MPV yang mengusung teknologi elektrifikasi dengan harga lebih terjangkau bagi keluarga Indonesia.
New Veloz Hybrid EV kini dipasarkan mulai Rp323 juta, dengan harga spesial program ‘Hybrid EV untuk Semua’ mulai Rp318 juta. Peluncuran ini merupakan bagian dari strategi Toyota dalam memperluas pilihan kendaraan ramah lingkungan sekaligus menghadirkan solusi mobilitas yang efisien.
Area Head East Java-Bali Toyota-Astra Motor, Laz Marthino, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap kendaraan hybrid Toyota sangat tinggi sejak peluncuran globalnya pada November 2025.
“Toyota didorong oleh visi menghadirkan Mobility for All untuk memastikan mobilitas inklusif, relevan, dan sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia yang beragam. Kami sangat berterima kasih atas antusiasme luar biasa terhadap kehadiran solusi elektrifikasi terbaru kami yang disiapkan untuk lebih banyak segmen pelanggan. Merespons sambutan positif tersebut, dengan bangga kami memulai penjualan New Veloz Hybrid EV mulai hari ini sebagai jawaban atas kebutuhan mobilitas keluarga yang efisien dan ramah lingkungan,” jelas Laz Marthino, Kamis (5/2/2026).
Dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan, hingga Januari 2026, New Veloz Hybrid EV telah mencatatkan sekitar 5.000 unit pemesanan awal dari berbagai wilayah Indonesia.
New Veloz Hybrid EV diproduksi secara lokal sebagai bagian dari komitmen Toyota mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional, membuka peluang ekspor, serta menciptakan lapangan kerja.
Kehadiran model ini juga menjadi bagian dari inisiatif Hybrid EV untuk Semua yang menghadirkan kendaraan elektrifikasi dengan harga lebih terjangkau tanpa mengurangi kenyamanan, durabilitas, dan fungsionalitas khas Toyota.
“Salah satu implementasi strategi Multi Pathway Toyota adalah lewat menghadirkan pilihan lengkap kendaraan elektrifikasi untuk semua segmen pelanggan. Sejalan inisiatif Toyota Hybrid EV untuk Semua, kami akan memperluas pilihan Hybrid EV supaya mobilitas ramah lingkungan dapat diakses oleh semua orang, di lebih banyak tempat, untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik,” tambah Laz Marthino.
New Veloz Hybrid EV menggunakan mesin 2NR-VEX 1.500 cc dengan sistem Series-Parallel Hybrid menggunakan Power Split Device yang dipatenkan Toyota secara global. Teknologi ini memungkinkan perpindahan tenaga antara mesin bensin dan motor listrik berjalan mulus dan senyap.
Kendaraan ini mampu menghasilkan tenaga maksimal 111 PS, terdiri dari tenaga mesin bensin sebesar 91 PS dan tambahan tenaga 80 PS dari motor listrik.
Selain performa, Toyota juga menambahkan fitur keselamatan melalui Toyota Safety Sense (TSS), termasuk Adaptive Cruise Control (ACC) yang membantu menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan.
New Veloz Hybrid EV juga telah terintegrasi dengan T Intouch melalui aplikasi m-TOYOTA, yang memungkinkan pengguna memantau kondisi kendaraan secara real-time, termasuk pelacakan lokasi kendaraan, riwayat perjalanan, dan status servis.
Ketangguhan kendaraan ini telah dibuktikan melalui ekspedisi ‘Veloz Hybrid EV Lintas Nusa’, yang menempuh perjalanan dari Mandalika, Lombok hingga Medan, Sumatera Utara.
Dalam perjalanan selama 47 hari, satu unit New Veloz Hybrid EV tipe Q berhasil menempuh jarak lebih dari 7.700 kilometer, melintasi 4 pulau, 14 provinsi, dan 45 kota. Kendaraan ini mencatat efisiensi bahan bakar sekitar 40–50 persen lebih hemat dibandingkan varian konvensional.

Branch Manager Agung Toyota Denpasar, Andrei Gromico Hamonangan, menilai New Veloz Hybrid EV memiliki potensi besar, khususnya di sektor kendaraan rental.
“Secara teori, rental pasti menanti hybrid. Karena dalam struktur rental ada cost mobil dan BBM. Karena BBM lebih rendah, otomatis pemilik mobil akan mendapatkan cost operasional yang lebih efisien. Kami sudah berdiskusi dengan beberapa rental besar dan mereka memang menanti kehadiran New Veloz Hybrid EV ini,” ujarnya.
Ia menambahkan distribusi kendaraan secara nasional diperkirakan mulai merata pada Maret 2026 dan diproyeksikan dapat terpenuhi di Bali pada April 2026.
Sementara itu, Area Business Head Auto2000 Bali, Wuryanto, mengaku optimistis terhadap potensi pasar kendaraan hybrid di Bali.
“Target per bulan di Bali sekitar 100 unit. Karena di Bali ada dua dealer, Auto2000 dan Agung Toyota, masing-masing menargetkan sekitar 50 unit. Jika melihat animo pasar yang lebih baik, tentu kami akan meminta tambahan suplai dari Toyota-Astra Motor,” jelasnya.
Toyota berharap kehadiran New Veloz Hybrid EV tidak hanya memenuhi kebutuhan kendaraan keluarga modern, tetapi juga mendorong percepatan transisi menuju mobilitas rendah emisi di Indonesia.(tis/bpn)












