Inspektorat Bangli Perketat Pengawasan Proyek Infrastruktur Lewat Probity Audit Sejak Tahap Perencanaan
Inspektorat Bangli Perketat Pengawasan Proyek Infrastruktur Lewat Probity Audit Sejak Tahap Perencanaan. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BANGLI — Inspektorat Daerah Kabupaten Bangli memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur dengan menerapkan Probity Audit sejak tahap perencanaan dan persiapan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

Persiapan pelaksanaan Probity Audit dibahas dalam rapat yang digelar di Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Bangli, Kamis (20/2/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Inspektur Kabupaten Bangli, Jro Penyarikan Widata, dan dihadiri jajaran Inspektorat, para Inspektur Pembantu (Irban), serta Kepala Dinas PUPR Perkim Kabupaten Bangli, Dewa Agung Suryadarma, beserta staf terkait.

Baca Juga :  Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Proyek Strategis Pengendali Banjir di Kuta

Dalam pelaksanaannya, Probity Audit akan difokuskan pada sejumlah proyek pembangunan gedung dan jalan yang akan dikerjakan oleh Dinas PUPR Perkim Kabupaten Bangli.

Jro Penyarikan Widata menegaskan bahwa Probity Audit merupakan instrumen penting dalam upaya pencegahan korupsi, khususnya pada sektor pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Probity Audit adalah proses audit independen yang bertujuan memastikan seluruh tahapan perencanaan dan pengadaan proyek berjalan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik,” ujarnya.

Ia menekankan, pengawasan sejak dini dilakukan agar setiap penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Proyek Strategis Pengendali Banjir di Kuta

“Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunan infrastruktur benar-benar memberi dampak optimal bagi masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, Probity Audit akan menelaah secara mendalam sejumlah aspek krusial, mulai dari kesesuaian perencanaan teknis, ketepatan penyusunan anggaran dan spesifikasi proyek, hingga kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, termasuk Peraturan Presiden tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Selain itu, audit juga diarahkan untuk mengidentifikasi potensi risiko yang dapat menghambat kelancaran proyek maupun membuka celah terjadinya penyimpangan dan praktik korupsi.

Baca Juga :  Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Proyek Strategis Pengendali Banjir di Kuta

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Perkim Kabupaten Bangli, Dewa Agung Suryadarma, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh pelaksanaan Probity Audit.

“Kami menyambut baik inisiatif ini dan siap memberikan data serta informasi yang dibutuhkan oleh tim audit,” ujarnya.

Ia berharap, dengan pengawasan sejak tahap awal, proyek-proyek infrastruktur yang dilaksanakan dapat berjalan lebih berkualitas, tepat sasaran, dan akuntabel.

Melalui penerapan Probity Audit sejak dini, Inspektorat Daerah Kabupaten Bangli optimistis dapat menciptakan iklim pemerintahan yang bersih dan transparan, sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.(an/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News