Hari Keempat Pencarian, Nelayan Bunutan Belum Ditemukan
Hari Keempat Pencarian, Nelayan Bunutan Belum Ditemukan. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM — Operasi pencarian terhadap nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Amed, Kecamatan Abang, Karangasem, memasuki hari keempat pada Selasa (10/2/2026). Hingga sore hari, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban.

Korban diketahui bernama I Nengah Sarem (68), nelayan asal Banjar Batukeseni, Desa Bunutan, yang dilaporkan belum kembali sejak melaut pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 14.30 WITA.

Sejak pagi pukul 07.00 WITA, tim SAR gabungan melaksanakan dua kali penyisiran laut menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB). Pada sorti pertama, tim bergerak dari Pantai Melasti Amed menyisir perairan ke arah Kubu, namun hasilnya masih nihil.

Baca Juga :  BPBD Buleleng Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat Penguatan Tim Reaksi Cepat Lintas Sektor

Pencarian kemudian dilanjutkan pada sorti kedua dengan menyasar perairan ke arah Seraya. Hingga pukul 17.05 WITA, RIB 03 kembali bersandar di Pantai Melasti tanpa menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, mengatakan area pencarian telah diperluas sesuai analisis pergerakan arus laut.

“Memasuki hari keempat, tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran di dua sektor perairan. Namun korban belum ditemukan. Pencarian akan kembali dilanjutkan besok pagi dengan memperluas area sesuai perkiraan arah arus,” jelas Arimbawa.

Baca Juga :  BPBD Buleleng Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat Penguatan Tim Reaksi Cepat Lintas Sektor

Operasi SAR ini melibatkan unsur Basarnas, Polairud, TNI/Polri, Balawista BPBD Karangasem, Bakamla, perangkat desa, serta nelayan setempat dan pihak keluarga korban.

Sebelum melapor ke Pos SAR Karangasem, pihak keluarga bersama nelayan setempat sempat melakukan pencarian mandiri di sekitar lokasi korban biasa melaut.

“Tim SAR gabungan dijadwalkan kembali melanjutkan pencarian pada hari kelima, Rabu (11/2/2026), mulai pukul 07.00 WITA,” tandas Arimbawa.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News