BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya Kabupaten Karangasem menuntaskan rangkaian Musyawarah Desa (Musdes) secara kolektif di seluruh kecamatan. Setelah Musdes rampung, partai berlambang pohon beringin tersebut langsung menargetkan pembentukan Kelompok Karya (Pokar) hingga tingkat dusun se-Kabupaten Karangasem.
Pelaksanaan Musdes digelar secara maraton pada 21–22 Februari 2026. Pada 21 Februari, Musdes dipusatkan di tiga kecamatan yakni Selat (8 desa), Sidemen (10 desa), dan Rendang (6 desa). Selanjutnya pada 22 Februari, Musdes digelar di Kecamatan Karangasem (8 desa dan 3 kelurahan), Abang (14 desa), Kubu (9 desa), Bebandem (8 desa), serta Manggis (12 desa).
Secara umum, seluruh Musdes berlangsung lancar dan disepakati melalui musyawarah mufakat tanpa proses pemilihan. Hal tersebut dimungkinkan karena sebelumnya telah dilaksanakan Pra-Musdes di masing-masing desa, sehingga forum Musdes hanya menetapkan kepengurusan.
Sidang Musdes dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPD Golkar Karangasem, Nyoman Musna Antara. Dalam setiap agenda Musdes, langsung dilaksanakan pelantikan Ketua Pengurus Desa (PD) terpilih. Pelantikan Pengurus Kecamatan (PK) dan Pengurus Desa (PD) dilakukan oleh Sekretaris DPD Golkar Karangasem, I Wayan Dikep.
Dari delapan kecamatan, terdapat dua pergantian Ketua PK. Di Kecamatan Sidemen, jabatan yang sebelumnya dipegang I Gusti Agung Utama Kurniawan digantikan I Watan Sudiana, setelah Agung Utama Kurniawan naik menjadi pengurus kabupaten. Sementara di Kecamatan Kubu, posisi Ketua PK yang sebelumnya dijabat Musna Antara kini digantikan I Made Aryawan, menyusul penugasan Musna sebagai Wakil Ketua Bidang OKK di tingkat kabupaten.
Ketua DPD Golkar Karangasem, I Gusti Ngurah Setiawan, menegaskan tuntasnya Musdes menjadi langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi partai hingga akar rumput.
“Seluruh rangkaian Musdes sudah berjalan lancar dan solid. Karena sebelumnya telah dilakukan Pra-Musdes di masing-masing desa, maka di tingkat kecamatan tinggal penetapan secara mufakat. Ini menunjukkan kekompakan dan kedewasaan kader,” ujarnya.
Ia menambahkan, setelah struktur pengurus desa terbentuk lengkap, pihaknya akan bergerak cepat membentuk Pokar di setiap dusun.
“Target kami tahun ini, setelah pengurus desa terbentuk lengkap, kita segera membentuk Pokar di masing-masing dusun se-Kabupaten Karangasem. Ini penting untuk memperkuat jaringan dan kerja-kerja politik partai hingga lapisan paling bawah,” tegasnya.
Dengan rampungnya Musdes di delapan kecamatan, Golkar Karangasem optimistis mesin partai semakin solid dalam menghadapi agenda politik ke depan sekaligus mengawal program-program kerakyatan di tingkat desa dan dusun.(st/bpn)













