
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar menggelar Lokakarya Strategi Penguatan Pembelajaran menuju Impactful Teaching University dalam rangka mendukung penguatan Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi Pencapaian (VMTS), pada Jumat, 13 Februari 2026.
Kegiatan ini menghadirkan pimpinan Universitas, Dosen, Mahasiswa, Alumni, Stakeholder, serta perwakilan organisasi profesi untuk bersama-sama mereview dan mengevaluasi arah pengembangan Fakultas Teknik ke depan.
Dekan Fakultas Teknik Unmas Denpasar, Dr. Ir. Made Nada, M.Si, mengatakan lokakarya ini menjadi momentum penting untuk meninjau kembali visi dan misi fakultas agar selaras dengan arahan pusat serta kebutuhan mitra, khususnya dalam mewujudkan kampus yang berdampak.
“Hari ini kita melakukan kegiatan lokakarya untuk kembali mereview visi misi sesuai arahan pusat dan mitra, mengarah ke kampus berdampak. Dengan menghadirkan alumni dan stakeholder, kita bisa melihat posisi kita dari luar, agar tetap berdiri tegak, terus eksis, serta meningkatkan kreativitas dari masa ke masa,” ujarnya.

Menurutnya, evaluasi visi dan misi sangat penting karena menjadi arah dalam melayani masyarakat secara harmonis. Ia menegaskan, Fakultas Teknik berkomitmen mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045 dengan melahirkan lulusan yang siap bersaing dan dibutuhkan dunia kerja.
Dalam upaya memperkuat dampak nyata, Fakultas Teknik juga menjalin kolaborasi dengan stakeholder yang memiliki usaha berskala nasional maupun internasional, serta bersinergi dengan organisasi keinsinyuran di Bali.
Bahkan, fakultas berencana membuka program studi profesi insinyur guna memperkuat kontribusi kampus terhadap dunia praktik.
Made Nada mengungkapkan, hingga saat ini tidak ada alumni Fakultas Teknik yang menganggur. Bahkan, banyak mahasiswa yang sudah diterima bekerja sebelum menyelesaikan studi semester delapan.
“Astungkara, sampai hari ini semua alumni kita tidak ada yang mandek. Setelah lulus S1 langsung diterima bekerja, bahkan ada yang sudah bekerja sebelum wisuda. Ini menunjukkan kepercayaan dunia luar terhadap kualitas lulusan kita,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III Unmas Denpasar, Dr. I Komang Budiarta, S.Pd., M.Hum., M.Pd., yang sekaligus membuka Lokakarya menekankan pentingnya penguatan tata kelola pembelajaran dan komparasi fisik serta komisi program studi di bawah Fakultas Teknik.
Ia menilai dosen-dosen teknik pada dasarnya lahir dari disiplin keilmuan teknik, bukan dari latar pendidikan keguruan, sehingga diperlukan penguatan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi proses pembelajaran.
“Kami berharap melalui lokakarya ini, para dosen mendapatkan pencerahan agar proses pembelajaran semakin berkualitas. Dengan begitu, kompetensi lulusan dan visi misi fakultas maupun universitas dapat berjalan selaras, termasuk dalam menghadapi instrumen akreditasi,” jelasnya.
Saat ini, Fakultas Teknik memiliki tiga program studi, yakni Teknik Sipil, Teknik Lingkungan, dan Teknologi Informasi.
Ia juga meminta masukan sebanyak-banyaknya dari stakeholder, pengguna lulusan, alumni, dosen, hingga mahasiswa, agar fakultas dapat terus bertumbuh dan berkembang sesuai kebutuhan pasar kerja.
Dukungan juga datang dari Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Bali, Dr. Ir. Ar. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra, ST, SDs, MA, MH, IPU, ASEAN Eng. Ia menyampaikan kesiapan PII Bali untuk mendukung rencana pembukaan Program Profesi Insinyur melalui kerja sama dan pendampingan.
Menurutnya, sesuai Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah tentang Keinsinyuran, setiap individu yang mempraktikkan profesi insinyur secara legal wajib memiliki status keinsinyuran dan terdaftar sebagai anggota PII.
“PII Bali akan mewadahi dosen, alumni, maupun profesional untuk menjadi anggota insinyur. Keanggotaan ini menjadi bukti kompetensi dan legalitas dalam praktik keinsinyuran di berbagai proyek,” ujarnya.
Ia menambahkan, keanggotaan PII tidak harus menunggu pengalaman bertahun-tahun. Lulusan S1 pun sudah dapat bergabung sebagai langkah awal membangun profesionalisme dan pengakuan kompetensi.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan Penandatanganan Kerjasama antara Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati dengan, DPD PII Provinsi Bali, PT. Sasmita Utama Teknik Sejahtra dan PT. Tata Rancana Hijau (TARU)
Melalui lokakarya ini, Fakultas Teknik Unmas Denpasar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola pembelajaran, meningkatkan kualitas lulusan, serta memperluas kolaborasi strategis demi mewujudkan kampus berdampak yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri. (ads/bpn)












