
BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Di tengah ketatnya persaingan segmen MPV keluarga, Kia Carens mencuri perhatian pengunjung Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Tak sedikit pengunjung yang awalnya hanya ingin melihat unit display, justru memutuskan melakukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) setelah mencoba langsung sesi test drive. Pengalaman berkendara menjadi faktor penentu, mulai dari suspensi yang empuk namun tetap stabil, mesin responsif, kabin yang kedap, hingga fitur keselamatan aktif yang terasa fungsional saat digunakan.
Menurut Sales VP of Kia Sales Indonesia, Randy R. Murdoko, respons positif ini menjadi validasi paling jujur dari konsumen.
“Kami melihat banyak pengunjung datang dengan rasa penasaran, lalu setelah test drive mereka mulai berbicara tentang kenyamanan, performa, dan rasa aman yang dirasakan. Bahkan beberapa langsung melakukan pemesanan. Itu keputusan yang lahir dari pengalaman nyata,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Fenomena ini mencerminkan pergeseran perilaku konsumen. Jika sebelumnya pembelian kendaraan lebih dipengaruhi desain atau harga, kini faktor pengalaman langsung, seperti posisi duduk, visibilitas, handling, hingga rasa aman saat membawa keluarga menjadi pertimbangan utama.
Sejumlah pengunjung mengaku menemukan karakter berkendara yang berbeda dari ekspektasi awal. Suspensi terasa nyaman di permukaan jalan bergelombang, namun tetap stabil saat melaju di kecepatan lebih tinggi. Setir ringan memudahkan manuver di area padat, sementara visibilitas luas memberikan rasa percaya diri.
Ongky (29), salah satu pengunjung, menyebut desain modern Carens menjadi daya tarik awal. Namun keputusan membeli muncul setelah mencoba langsung.
“Saya cari mobil keluarga untuk perjalanan jauh tapi tampilannya juga harus modern. Setelah test drive, suspensinya nyaman dan stabil, setirnya ringan, dan fitur blind spot sangat membantu saat pindah jalur. Menurut saya ini mobil yang masih akan relevan beberapa tahun ke depan,” ujarnya.
Agustinus (60) melihat Carens dari sudut pandang rasional. Ia menilai performa mesin dan kenyamanan suspensi menjadi nilai lebih, ditambah jaminan purna jual yang panjang.
“Mesinnya terasa bertenaga, suspensinya nyaman tapi tetap kokoh. Dengan fitur yang ditawarkan, menurut saya harganya kompetitif. Garansi 7 tahun juga memberi rasa aman jangka panjang,” katanya.
Garansi tersebut menjadi salah satu diferensiasi penting di segmen MPV, terutama bagi konsumen yang mempertimbangkan total cost of ownership dalam jangka panjang.
Bagi keluarga muda, ruang kabin dan fleksibilitas menjadi faktor krusial. Tata letak interior Carens dinilai lapang dengan konfigurasi kursi yang fleksibel. Posisi duduk lebih tinggi memberikan visibilitas ala SUV, sementara fitur seperti blind spot monitoring dan kamera 360 derajat meningkatkan rasa aman, terutama di lalu lintas padat.
Chandra (34) mengaku anak-anaknya merasa nyaman selama sesi test drive.
“Kabinnya luas, fleksibel saat kursi dilipat. Handling enak, visibilitas bagus, dan kabinnya cukup kedap. Dengan fitur yang ditawarkan, menurut saya sangat sepadan dengan harganya,” ungkapnya.
Di tengah pasar otomotif yang semakin transparan, istilah value for money sering menjadi jargon pemasaran. Namun pada Carens, persepsi tersebut muncul setelah konsumen merasakan langsung kombinasi performa mesin, kenyamanan suspensi, kelengkapan fitur keselamatan, serta fleksibilitas kabin.
“Kami percaya produk yang kuat tidak perlu banyak berbicara. Biarkan konsumen merasakannya sendiri. Ketika kenyamanan, performa, dan fitur benar-benar sesuai kebutuhan keluarga, value itu akan terasa dengan sendirinya,” tutup Randy.
Respons positif di IIMS 2026 menunjukkan bahwa keputusan pembelian kini lebih rasional dan berbasis pengalaman. Bagi banyak keluarga modern, kenyamanan bukan lagi sekadar empuknya suspensi, tetapi juga rasa percaya diri dan aman saat berada di balik kemudi.(r/bpn)












