Bali Tuan Rumah The Second Bali Wellness and Beauty Expo 2026, Targetkan 5.000 Pengunjung Profesional. Sumber Foto : ads/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Bali kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang industri wellness dan kecantikan berskala internasional melalui The Second Bali Wellness and Beauty Expo (BWB Expo) 2026. Pameran ini dijadwalkan berlangsung pada 4–6 Juni 2026di Bali Beach Convention Center, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Sanur Bali.

BWB Expo 2026 menargetkan kehadiran 150 exhibitor serta sekitar 5.000 pengunjung profesional, meningkat signifikan dibandingkan pelaksanaan perdana tahun sebelumnya. Rencana penyelenggaraan tersebut disampaikan dalam jumpa pers di Denpasar, Senin 2 Februari 2026, oleh Managing Director BWB Expo Dr. Diah Permana Tirtawati, didampingi Direktur Utama PT Melali MICE, Dr. Ketut Jaman.

Dr. Ketut Jaman menjelaskan, pada pelaksanaan BWB Expo 2025 tercatat lebih dari 3.000 pengunjung profesionalselama tiga hari pameran, dengan melibatkan 80 stan dan 107 merek produk serta layanan wellness dan beauty dari dalam maupun luar negeri.

“Target pengunjung tahun ini hampir dua kali lipat dibandingkan tahun lalu, seiring meningkatnya minat industri dan pasar terhadap sektor wellness dan beauty,” ujarnya.

Pada penyelenggaraan perdana, peserta pameran dalam negeri berasal dari berbagai daerah seperti Bali, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Utara. Sementara exhibitor dan buyer internasional datang dari Korea Selatan, Jepang, dan Tiongkok, mencerminkan besarnya potensi pasar global terhadap industri wellness dan kecantikan Indonesia.

Selain pelaku industri, sejumlah pejabat dari Kementerian Pariwisata serta kementerian terkait lainnya juga dijadwalkan menghadiri rangkaian kegiatan BWB Expo 2026.

Ketut Jaman menambahkan, ajang ini dirancang sebagai platform strategis yang mempertemukan ekosistem kesehatan, wellness, dan beauty dari dalam serta luar negeri. BWB Expo diharapkan mampu memperluas akses pasar, mendorong kemitraan lintas pemangku kepentingan, serta meningkatkan daya saing industri wellness dan beauty Indonesia di kawasan Asia Pasifik.

Mengusung tema “Thrive in Bali: Where Wellness Inspires the World”, BWB Expo 2026 menempatkan Bali tidak hanya sebagai destinasi pariwisata, tetapi juga sebagai pusat pengembangan industri wellness dan beauty global berbasis inovasi, pertukaran pengetahuan, serta peluang bisnis lintas negara.

Managing Director BWB Expo, Dr. Diah Permana Tirtawati, menyampaikan bahwa BWB Expo 2026 dikurasi sebagai ekosistem profesional yang melibatkan pemilik merek nasional dan internasional, produsen, distributor, praktisi, investor, institusi pemerintah, hingga perguruan tinggi. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat rantai nilai industri secara berkelanjutan.

Sejalan dengan tren global, ekonomi wellness saat ini menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia dengan nilai mencapai sekitar USD 6,8 triliun, mencakup lebih dari 60 persen pengeluaran kesehatan global.

“Indonesia tercatat sebagai kontributor terbesar ekonomi wellness di Asia Tenggara dengan nilai sekitar USD 55,8 miliar, dan berada di peringkat ketujuh kawasan Asia Pasifik,” ungkapnya.

Berdasarkan data Global Wellness Institute, ekonomi wellness diproyeksikan tumbuh rata-rata 7,6 persen per tahun hingga 2029, didorong oleh sektor personal care dan beauty, wellness tourism, wellness real estate, serta pengobatan tradisional dan komplementer.

Diah Permana juga mengungkapkan, BWB Expo 2026 telah memperoleh dukungan dan endorsement Kementerian Pariwisata, serta diperkenalkan dalam berbagai forum internasional seperti ASEAN Travel Forum di Filipina, Therapy World Tokyo, dan World Travel Market London. Promosi internasional akan berlanjut melalui partisipasi pada berbagai pameran MICE global dan kegiatan market sounding di sejumlah kota di Indonesia.

Sementara itu, Project Director BWB Expo, Feri Agustian Soleh, menyebutkan dukungan juga datang dari berbagai kementerian lain, antara lain Kementerian Kesehatan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi dan UMKM, Kementerian Perdagangan, hingga Kementerian Luar Negeri yang turut membantu promosi melalui jaringan perwakilan RI di luar negeri.

Selain pameran, BWB Expo 2026 juga akan menghadirkan forum diskusi, program business matching, pertemuan B2B, workshop, serta aktivitas B2C yang memungkinkan interaksi langsung antara brand dan konsumen.

“Seluruh rangkaian kegiatan dirancang dengan pendekatan keberlanjutan guna mendukung praktik industri yang bertanggung jawab,” pungkasnya.

Melalui penyelenggaraan yang konsisten dan terarah, BWB Expo 2026 diharapkan mampu memperkuat posisi Bali sebagai pusat industri wellness dan beauty di tingkat internasional, sekaligus mendorong pertumbuhan industri kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. (ads/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News