
BALIPORTALNEWS.COM, MANGUPURA – Menjelang pelaksanaan Pujawali di Pura Dang Kahyangan Petitenget, rangkaian upacara keagamaan telah dimulai dengan pelaksanaan Ngajum Ida Bhatara pada Selasa (6/1/2026). Upacara ini menjadi tanda awal persiapan menyambut puncak pujawali yang akan berlangsung pada Rabu (7/1/2026).
Prosesi Ngajum diawali dengan pangajuman sebagai simbol penyambutan dan persiapan Ida Bhatara yang akan malinggih di pura. Pamucuk Parajuru Pura Dang Kahyangan Petitenget lan Pura Masceti Ulun Tanjung, Drs. A.A. Ngurah Rai Yuda Darma, MAP., menjelaskan bahwa pada hari ini juga dilaksanakan madengan-dengan serta ngias Ida Bhatara.
“Ida Bhatara diperkirakan sudah malinggih sekitar pukul 12.00 WITA, sehingga umat sedharma sudah dapat mulai tangkil sejak hari ini,” ujarnya.
Pada hari puncak, rangkaian upacara akan dilaksanakan dengan agenda sebagai berikut:
- 08.00 WITA: Ida Bhatara Tirta Tedun ke Jaba Tengah dan Pasamuan Hidangan
- 10.00 WITA: Pasamuan Lelengisan di Jeroan
- 13.00 WITA: Ida Pedanda Mapuja Ngaturang Pujawali
- 14.30 WITA: Muspa bersama
- 15.00 WITA: Majaya-jaya Parajuru
- 15.30 WITA: Paecan-ecan Ida Bhatara
Puncak pujawali juga akan dirangkaikan dengan upacara pangilen yang dipuput oleh Ida Ratu Perande Putra Telaga Griya Sanur, dan diperkirakan berlangsung hingga pukul 19.00 WITA.
Mengingat padatnya umat yang akan tangkil, pengempon pura mengimbau agar umat mengatur waktu persembahyangan dengan baik, dan disarankan sudah hadir sejak pukul 07.00 WITA.
Sehubungan dengan pelaksanaan pujawali dan nyejer Ida Bhatara, pengempon pura menegaskan bahwa umat tidak diperkenankan melaksanakan upacara atiwa-tiwa di Desa Adat Kerobokan mulai 6 Januari hingga 10 Januari 2026.
Larangan tersebut mengacu pada purana Pura Dang Kahyangan Petitenget, yang menyebutkan bahwa selama Ida Bhatara dihaturkan pujawali, upacara atiwa-tiwa tidak diperkenankan.
“Ida Bhatara nyejer dari tanggal 8 hingga 10 Januari 2026. Sampai tanggal 10 Januari, krama Desa Adat Kerobokan agar tidak melaksanakan upacara atiwa-tiwa,” tegasnya.
Ida Bhatara dijadwalkan akan malinggih hingga 10 Januari 2026 sekitar pukul 16.30 WITA, sebelum dilaksanakan prosesi masineb sebagai penutup rangkaian upacara.
Pujawali di Pura Dang Kahyangan Petitenget tergolong tingkatan Jelih Nadi dengan upakara Bebangkit Pregembal, dan dilaksanakan setiap enam bulan sekali pada Buda Wage Merakih. Upacara ini menjadi momentum penting bagi umat Hindu untuk memperkuat sraddha dan bhakti di Pura Kahyangan Jagat tersebut.(adv/bpn)












