BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Beberapa ruas jalan provinsi yang menghubungkan Jalan Gatot Subroto-Jalan Pahlawan di Kabupaten Tabanan mengalami kerusakan atau jebol. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Tim Teknis Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tabanan bersama Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga turun langsung meninjau lokasi jalan jebol tersebut.
Menurut Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Tabanan, I Made Dedy Darmasaputra, berdasarkan hasil survei lapangan oleh tim teknis, penanganan sementara dinilai perlu segera dilakukan, guna menjamin keselamatan pengguna jalan.
Langkah awal yang dilakukan adalah pemasangan rambu-rambu peringatan di sekitar lokasi jalan yang mengalami kerusakan. Penanganan awal difokuskan pada upaya mitigasi risiko kecelakaan.
“Untuk sementara kami melakukan pemasangan rambu peringatan, agar pengguna jalan lebih waspada. Keselamatan masyarakat tetap jadi prioritas utama,” ujar Dedy.
Berhubung ruas jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Bali, pihaknya telah melakukan koordinasi lintas instansi. “Setelah kami berkoordinasi dengan PU Provinsi Bali, disampaikan bahwa ruas Jalan Gatot Subroto-Pahlawan direncanakan mendapatkan penanganan lanjutan pada Februari 2026,” jelas Dedy.
Sementara itu, pada Tahun Anggaran 2026, Pemkab Tabanan juga telah menyiapkan sejumlah paket pekerjaan Bina Marga, guna mendukung peningkatan kualitas infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp26,35 miliar.
Beberapa paket strategis tersebut, antara lain rekonstruksi jalan dan pembangunan drainase ruas Simpang Beraban-Munggu-Pantai Nyanyi, dengan pagu Rp10 miliar untuk sepanjang 1,7 kilometer, serta rekonstruksi Jalan Tangguntiti (SP)-Pantai Beraban senilai Rp6 miliar dengan panjang 4,3 kilometer.
Selain itu, terdapat pula paket rekonstruksi Jalan SP BS Gadungan-Gunung Salak, dengan anggaran Rp5,3 miliar, rekonstruksi Jalan Bolangan-Dadia senilai Rp2,7 miliar, hingga rekonstruksi jalan menuju RPH Gubug dan pemeliharaan berkala jalan di Banjar Dukuh, Desa Tiying Gading, yang didanai melalui APBD Kabupaten Tabanan.
Dari Pemkab Tabanan pun berharap melalui program Bina Marga TA 2026, kualitas dan konektivitas jalan dapat terus ditingkatkan, sekaligus mendukung keselamatan, kelancaran mobilitas masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi daerah. (ita/bpn)













