Parfum Lokal Asal Bali, Moxa Hadirkan Aroma Clean dan Refined Tanpa Narasi Berlebihan
Parfum Lokal Asal Bali, Moxa Hadirkan Aroma Clean dan Refined Tanpa Narasi Berlebihan. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR — Industri parfum lokal kembali diramaikan dengan kehadiran Moxa, brand parfum asal Bali yang mengusung pendekatan berbeda. Alih-alih menjual cerita panjang, Moxa memilih menempatkan kualitas aroma sebagai fokus utama.

Founder sekaligus Brand Strategist Moxa, Ida Bagus Krishna Gopala, mengungkapkan bahwa ide awal Moxa lahir dari keinginan menghadirkan parfum Bali dengan pendekatan eksplorasi aroma yang jujur dan sederhana.

“Ide awal Parfum Moxa adalah membuat parfum dari Bali dengan pendekatan eksplorasi aroma tanpa terlalu banyak narasi, berfokus pada komposisi dan hasil akhir wangi. Sejak 2024, Moxa fokus pada proses R&D selama satu tahun untuk menyempurnakan racikan aroma yang clean, seimbang, dan mudah diterima,” ujar Gopala, Sabtu (10/1/2026).

Gopala menegaskan, keunikan Moxa terletak pada keberaniannya menanggalkan narasi berlebihan yang kerap melekat pada produk parfum.

“Parfum Moxa berbeda karena tidak menjual cerita, tetapi kualitas. Dikembangkan melalui R&D selama satu tahun, Moxa mengeksplorasi aroma dengan pendekatan minimal konsep, sehingga kualitas racikan menjadi nilai utama tanpa narasi yang berlebihan,” jelas Gopala.

Pendekatan tersebut menghasilkan aroma yang dinilai relevan untuk penggunaan sehari-hari, dengan karakter bersih dan seimbang.

Moxa menghadirkan karakter aroma yang refined, halus, dan tidak mendominasi. Koleksinya bergerak dari nuansa fresh dan soft yang ringan di kulit, fruity floral yang tenang dan modern, hingga woody spicy yang hangat dan sensual.

“Setiap aroma dirancang seimbang dan tidak berlebihan, meninggalkan kesan yang halus, intim, dan konsisten untuk penggunaan sehari-hari,” tambah Gopala.

Moxa menyasar pengguna unisex, baik pria maupun wanita, yang tinggal di kota-kota besar seperti Bali, Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Target pasarnya adalah mereka yang menjadikan parfum sebagai bagian dari ekspresi diri dan gaya hidup.

“Mereka menghargai desain yang bersih, kualitas produk yang konsisten, bangga menggunakan produk lokal berkualitas, serta aktif mengikuti perkembangan beauty, lifestyle, dan dunia digital,” jelas Gopala.

Menurut Gopala, respons awal pasar cukup positif. Banyak pengguna menilai aroma Moxa terasa dekat di kulit, clean, dan nyaman digunakan dalam aktivitas harian.

Ke depan, Moxa berencana mengembangkan lini produk eksklusif dengan jumlah rilis terbatas, serta membuka kolaborasi dengan artis, influencer nasional, dan seniman visual.

Suasana saat peluncuran MOXA
Suasana saat peluncuran Moxa pada 25 Desember 2025. Sumber Foto : Istimewa

“Moxa ingin berkembang melalui produk yang relevan, kolaborasi kreatif, dan kontribusi nyata dalam membangun ekosistem produk lokal berkualitas,” kata Gopala.

Moxa resmi diluncurkan pada 25 Desember 2025 dengan tiga varian extrait de parfum, yakni:

  • Blume, dengan kesegaran lembut dan elegan
  • Emirate, menghadirkan kehangatan kayu dan rempah yang sensual
  • Lumiere, perpaduan buah segar dan floral putih yang menenangkan

Ketiganya dirancang dengan karakter modern dan seimbang untuk penggunaan sehari-hari.

Parfum Moxa dapat dipesan melalui akun Instagram resmi @moxa.asia atau layanan WhatsApp. Ke depan, Moxa juga akan hadir melalui pop-up store, event kolaborasi, serta platform e-commerce terpilih.

“Moxa hadir dengan visi sederhana: menghadirkan parfum berkualitas dari Bali. Kami berharap dapat tumbuh bersama komunitas kreatif dan membawa nama Bali melalui produk parfum lokal yang solid dan konsisten ke level nasional hingga global,” pungkas Gopala.(tis/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News