Dua Warga Karangasem Jadi Korban Penganiayaan
Ilustrasi Dua Warga Jadi Korban Penganiayaan. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM — Suasana Dusun Buitan, Kabupaten Karangasem, mendadak mencekam pada Minggu (25/1/2026) malam. Dua warga setempat, masing-masing berinisial IWS (49) dan IKSW (43), menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang tak dikenal hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Manggis, Kompol I Made Suadnyana. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, sekelompok pelaku mendatangi rumah korban sambil membawa senjata tajam dan benda tumpul seperti kayu serta parang.

“Para pelaku awalnya sempat berteriak mencari korban IWS. Saat korban ditemukan, pelaku langsung melakukan pemukulan terhadap kedua korban,” ujar Kompol I Made Suadnyana saat dikonfirmasi, Kamis (26/1/2026).

Aksi kekerasan tersebut sontak memicu kepanikan warga sekitar. Melihat situasi yang semakin tidak terkendali, warga kemudian memukul kentongan atau kulkul banjar sebagai tanda bahaya sekaligus untuk meminta bantuan. Bunyi kulkul membuat massa berangsur bubar, sementara para pelaku melarikan diri ke arah timur.

Akibat penganiayaan itu, korban IWS mengalami luka pada bagian mulut, sedangkan korban IKSW mengalami luka cukup serius di bagian kepala. Keduanya sempat dilarikan ke Klinik Penta Medika sebelum akhirnya dirujuk ke RSU Grha Bali Medika di Klungkung untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dari hasil pendalaman awal, salah satu korban mengaku mengenali salah satu terduga pelaku berinisial I MA alias L yang diketahui berasal dari Desa Sengkidu, Kecamatan Manggis, Karangasem. Menindaklanjuti informasi tersebut, aparat Polsek Manggis bergerak cepat melakukan pencarian.

Terduga pelaku akhirnya berhasil diamankan di kediamannya pada Senin (26/1/2026) dini hari.

“Terduga pelaku mengakui perbuatannya. Motif sementara diduga karena adanya masalah sebelumnya dengan korban, saat ini sudah kami amankan,” jelas Suadnyana.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain serta mendalami motif penganiayaan yang terjadi.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News