Indosat
Lonjakan Trafik Nataru Diprediksi Tembus 17 Persen, Indosat Perkuat Jaringan di Bali - Nusra. Sumber Foto : ads/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) memperkuat kesiapan jaringan telekomunikasi di wilayah Bali dan Nusa Tenggara menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Langkah ini dilakukan seiring proyeksi lonjakan mobilitas wisatawan dan peningkatan trafik layanan data di dua kawasan destinasi utama tersebut selama periode akhir tahun.

Bali dan Nusa Tenggara diperkirakan menjadi salah satu wilayah dengan aktivitas digital tertinggi saat libur Natal dan Tahun Baru.

Untuk memastikan kenyamanan pelanggan, Indosat mengoptimalkan kapasitas jaringan di hampir 7.800 Base Transceiver Station (BTS) serta memperluas pengawasan jaringan di berbagai titik strategis, mulai dari kawasan wisata, pusat keramaian, hingga jalur transportasi dan titik transit wisatawan.

Indosat memproyeksikan kenaikan trafik data di wilayah Bali–Nusa Tenggara mencapai lebih dari 17 persen dibandingkan hari biasa. Puncak penggunaan diperkirakan terjadi pada periode 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Lonjakan trafik diprediksi muncul di area wisata, pusat kota, lokasi acara, bandara, pelabuhan, serta jalur mobilitas wisatawan yang menghubungkan berbagai destinasi populer. Selama liburan, konsumsi digital diperkirakan masih didominasi oleh video streaming, media sosial, aplikasi pesan instan, hingga gim online.

Untuk mengantisipasi peningkatan tersebut, Indosat memfokuskan penguatan infrastruktur jaringan di titik-titik wisata utama dan kawasan dengan mobilitas tinggi di Bali dan Nusa Tenggara, seperti Kuta, Canggu, Legian, Ubud, Kintamani, Pandawa, hingga Uluwatu. Selain optimalisasi BTS eksisting, Indosat juga menempatkan Mobile BTS (MBTS) di sejumlah lokasi dengan potensi lonjakan trafik tertinggi, di antaranya Nuanu, Pantai Kelan, Labuansait, dan Ungasan.

Seluruh pemantauan jaringan selama periode liburan akan dilakukan melalui Command Center Regional di Bali yang beroperasi 24 jam sehari, tujuh hari seminggu. Sistem ini memungkinkan deteksi dini serta penanganan cepat terhadap potensi gangguan jaringan demi menjaga kualitas layanan tetap optimal.

EVP–Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro, mengatakan libur Natal dan Tahun Baru merupakan momen penting bagi masyarakat untuk berkumpul dan berbagi kebahagiaan bersama keluarga.

“Kami memastikan jaringan Indosat siap menghadapi lonjakan trafik, sehingga pelanggan dapat menikmati komunikasi tanpa hambatan, mulai dari mengirim pesan, video call keluarga, hingga mengakses hiburan digital selama perjalanan dan liburan. Dengan penguatan jaringan di destinasi wisata utama dan titik mobilitas tinggi, kami mendukung pengalaman berkomunikasi yang lebih baik bagi setiap pelanggan,” ujarnya saat jumpa pers di Denpasar pada Sabtu (13/12/2025).

Sejalan dengan transformasi Indosat sebagai AI TechCo, perusahaan juga memperluas pemanfaatan teknologi AIvolusi 5G. Jika sebelumnya teknologi ini diterapkan di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, D.I. Yogyakarta, Surabaya, dan Malang, pada 2026 cakupannya akan diperluas ke beberapa wilayah lain, termasuk Bali dan Lombok.

AIvolusi 5G memanfaatkan kecerdasan artifisial untuk mendeteksi pola trafik secara lebih akurat, mengoptimalkan kapasitas jaringan secara dinamis, serta merespons lonjakan penggunaan dengan lebih cepat, khususnya di kawasan wisata yang mengalami peningkatan mobilitas selama libur akhir tahun. Selain meningkatkan stabilitas jaringan, teknologi ini juga dilengkapi fitur perlindungan anti-spam dan anti-scam berbasis analitik AI yang bekerja secara real-time.

Dengan kombinasi perluasan cakupan jaringan, kecerdasan jaringan yang semakin matang, serta sistem keamanan digital yang lebih kuat, Indosat menegaskan komitmennya menghadirkan pengalaman komunikasi yang lebih aman, stabil, dan andal bagi pelanggan selama dan setelah periode Natal dan Tahun Baru. (*/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News