Coca Cola
(kiri-kanan) Ibrahim Yusuf Ardiwidjaja, Operations Manager Benihbaik.com; Fauziah Syafarina Nasution, Communications Lead Coca-Cola Indonesia; I Komang Ruditha Hartawan, Ketua TPS 3R Desa Adat Seminyak; Ardhina Zaiza, Chairwoman of Mahija Parahita Nusantara Foundation; dan Alexander Bryan Sutjipto, Commercial Manager Amandina Bumi Nusantara mendatangi lokasi pengumpulan botol plastik bekas pakai di TPS 3R Seminyak, Jumat (5/12/2025). Sumber Soto : ads/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Coca-Cola Indonesia kembali meluncurkan program daur ulang botol plastik PET “Recycle Me” untuk tahun kelima.

Program yang berlangsung mulai 27 November 2025 hingga 27 Februari 2026 ini hadir dengan kolaborasi yang semakin luas bersama Grab, fasilitas daur ulang Amandina Bumi Nusantara, Yayasan Mahija Parahita Nusantara, serta platform sosial BenihBaik.com. Tahun ini, program menyasar konsumen di Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, dan Badung (Bali).

Program “Recycle Me” didesain untuk mengajak konsumen terlibat langsung dalam praktik daur ulang. Setiap peserta yang mengirimkan minimal 12 botol PET kosong dari produk Coca-Cola apa pun melalui layanan GrabExpress ke pusat pengumpulan Mahija berkesempatan mendapatkan saldo OVO serta subsidi ongkos kirim bagi 23.000 pengirim pertama.

Tidak hanya itu, Coca-Cola Indonesia juga menyumbangkan Rp1.000 untuk setiap botol yang terkumpul kepada para pahlawan daur ulang (pemulung) melalui BenihBaik.com dan Yayasan Mahija Parahita Nusantara.

Fauziah Syafarina Nasution, Communications Lead Coca-Cola Indonesia (kiri); bersama Alexander Bryan Sutjipto, Commercial Manager Amandina Bumi Nusantara (tengah); dan Ardhina Zaiza, Chairwoman of Mahija Parahita Nusantara Foundation (kanan) meresmikan peluncuran program ‘Recycle Me’ 2025, program daur ulang botol plastik PET dari Coca-Cola Indonesia berkolaborasi berkolaborasi bersama Yayasan Mahija Parahita Nusantara, Grab, Amandina Bumi Nusantara, dan BenihBaik.com guna mendorong laju daur ulang dan membantu mengurangi limbah kemasan, Jumat (5/12/2025). Sumber Foto : ads/bpn

Program ini resmi diluncurkan pada Jumat (5/12/2025) melalui media briefing di Bale Udang Mang Engking Kuta, Denpasar. Acara kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke TPST 3R Seminyak Clean Desa Adat Seminyak, yang menjadi salah satu connection center pengumpulan botol plastik. Ketua TPS 3R Seminyak, I Komang Ruditha Hartawan, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Senior Director of Public Affairs, Communications, and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo, menegaskan bahwa “Recycle Me” merupakan inisiatif krusial dalam mendorong implementasi ekonomi sirkular di Indonesia.

“Program ‘Recycle Me’ menunjukkan komitmen kami dalam mengurangi limbah kemasan. Botol PET yang dikumpulkan akan diproses menjadi rPET di fasilitas Amandina dan digunakan kembali untuk produksi botol baru,” ujarnya.

Communications Lead Coca-Cola Indonesia, Fauziah Syafarina Nasution, menyebut Bali sebagai fokus utama tahun ini karena besarnya gerakan lingkungan yang tumbuh dari komunitas dan generasi muda setempat.

“Banyak sekali anak muda di Bali yang fokus pada isu lingkungan, mulai dari pengolahan hingga pengumpulan sampah. Kami melihat antusiasme di Bali akan sangat baik,” jelasnya.

Ketua Yayasan Mahija Parahita Nusantara, Ardhina Zaiza, menambahkan bahwa program ini tidak hanya menyentuh aspek lingkungan, tetapi juga pemberdayaan sosial bagi pekerja informal.

“Hasil donasi ‘Recycle Me’ mendukung pekerja informal dalam mempelajari keterampilan baru, termasuk pelatihan pengolahan sampah organik. Pendekatan inklusif ini meningkatkan kapasitas pengumpulan PET sekaligus memperkuat penghidupan mereka,” katanya.

CEO & Founder BenihBaik.com, Andy F. Noya, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mencapai dampak berkelanjutan.

“Kami tidak hanya mendukung pengumpulan plastik bertanggung jawab, tetapi juga memperkuat mata pencaharian para pahlawan daur ulang,” ujarnya.

Managing Director Amandina Bumi Nusantara, Hasan Hambali, memastikan bahwa seluruh botol yang terkumpul akan diproses menjadi rPET berkualitas tinggi sebagai bagian dari rantai nilai daur ulang nasional.

“Kolaborasi ini memperkuat rantai nilai daur ulang di Indonesia dan mempercepat transisi menuju ekonomi sirkular,” katanya.

Grab Indonesia, melalui GrabExpress, menjadi mitra logistik yang memudahkan konsumen mengirimkan botol bekas.

“Kolaborasi ini sejalan dengan komitmen kami menuju zero packaging waste in nature pada 2040,” jelas Rivana Mezaya, Director of Digital and Sustainability Grab Indonesia.

Program tahun ini dapat diikuti melalui mekanisme berikut:

  1. Mendaftar melalui situs resmi Recycle Me.
  2. Mengirimkan botol PET bekas ke pusat pengumpulan Mahija menggunakan GrabExpress.
  3. Mendapatkan apresiasi berupa saldo OVO, donasi Rp1.000 untuk pahlawan daur ulang per botol, serta subsidi ongkir Rp30.000 untuk 23.000 peserta pertama.

Tahun ini tersedia 12 pusat pengumpulan: 9 di Jabodetabek, 1 di Bandung, 1 di Semarang, dan 1 di Badung (Bali).

Masyarakat juga diajak membagikan partisipasi mereka melalui media sosial dengan tagar #RecycleMe2025, serta menandai akun @plasticreborn, @grabid, @mahijaparahitanusantara, dan @amandinabuminusantara.

Dengan kolaborasi yang kian kuat dan dukungan masyarakat, Coca-Cola Indonesia berharap “Recycle Me” dapat menjadi gerakan berkelanjutan yang mendorong Indonesia menuju masa depan tanpa sampah plastik. (ads/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News