Puncak Karya Ngeratep
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan menghadiri pelaksanaan Puncak Karya Ngeratep, Melaspas, dan Pasupati Ida Sesuhunan Ratu Ayu dan Ratu Gede di Banjar Belaluan Sadmerta, Dangin Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Utara, Selasa (11/11/2025). Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Suasana khidmat dan penuh sradha bhakti menyelimuti pelaksanaan Puncak Karya Ngeratep, Melaspas, dan Pasupati Ida Sesuhunan Ratu Ayu dan Ratu Gede di Banjar Belaluan Sadmerta, Dangin Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Utara, Selasa (11/11/2025). Upacara ini turut dihadiri Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara; bersama Penglingsir Puri Agung Denpasar, A.A. Ngr. Agung Wira Bima Wikrama; Anggota DPRD Kota Denpasar, Putu Oka Mahendra; Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara; serta tokoh masyarakat dan warga setempat.

Baca Juga :  Gubernur Koster Dukung Global Hindu Business Conference 2026 Jadikan Bali Pusat Ekonomi Berbasis Dharma

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jaya Negara menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh krama Banjar Belaluan Sadmerta atas semangat kebersamaan dan gotong-royong dalam melaksanakan upacara ini. Menurutnya, pelaksanaan karya ngeratep dan melaspas bukan hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap Ida Sesuhunan, tetapi juga wujud nyata pelestarian warisan budaya serta spiritual masyarakat Bali.

“Saya mengapresiasi semangat warga Banjar Belaluan Sadmerta yang dengan tulus ngayah bersama dalam pelaksanaan karya ini. Melalui yadnya seperti ini, kita tidak hanya menjaga kesucian pura dan pratima Ida Sesuhunan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai menyama braya serta keharmonisan dalam masyarakat,” ujar Jaya Negara.

Baca Juga :  Wali Kota Jaya Negara Buka Turnamen Tenis Meja Hari Pajak 2026

Sementara itu, Kelihan Adat Banjar Belaluan Sadmerta, Ida Bagus Mayun Suryaguna, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wali Kota Denpasar serta dukungan Pemerintah Kota terhadap kegiatan adat di wilayahnya. Ia menjelaskan, bahwa karya ngeratep dan melaspas ini merupakan rangkaian upacara penyucian dan penyempurnaan pratima Ida Sesuhunan setelah melalui proses pemugaran dan perbaikan sejak 10 Juli 2025.

“Puncak karya dipuput Ida Perande Gede Made Karang dari Griya Karang Tampak Gangsul ini menjadi momentum penting bagi warga untuk memperkuat rasa bhakti dan kebersamaan. Kami bersyukur seluruh rangkaian dapat berjalan lancar berkat dukungan dan partisipasi seluruh krama banjar,” ujarnya.

Pelaksanaan puncak karya berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan, diiringi prosesi sakral serta penampilan kesenian wali seperti Tari Rejang Renteng, Rejang Sari, dan Topeng Wali. Wali Kota Jaya Negara juga berkesempatan meninjau prosesi ngeratep serta menyerahkan punia sebagai wujud sradha bhakti.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News