Pemotor Tanpa Helm Dihukum Nyanyikan Lagu Kebangsaan
Pemotor Tanpa Helm Dihukum Nyanyikan Lagu Kebangsaan. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Ada pemandangan unik di Simpang Empat Abang, Kabupaten Karangasem. Dua pengendara motor yang melanggar aturan lalu lintas diberi hukuman tidak biasa oleh petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karangasem, mereka diminta berdiri tegak di pinggir jalan, memberi hormat, dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Aksi itu terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial. Dalam rekaman, tampak dua pelajar berseragam sekolah berdiri tegap sambil menyanyikan lagu kebangsaan di hadapan petugas dan pengguna jalan lainnya. Momen tersebut menuai beragam tanggapan dari masyarakat, banyak yang mengapresiasi langkah kreatif petugas dalam menegakkan disiplin berlalu lintas dengan cara edukatif.

Kasat Lantas Polres Karangasem, Iptu I Gusti Putu Agung Maha Putra, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (16/10/2025) sore, saat petugas sedang melakukan pengaturan lalu lintas di jam pulang sekolah.

“Tiba-tiba ada dua pengendara yang melintas tanpa mengenakan helm dan menggunakan knalpot brong. Petugas langsung menindak dengan cara yang humanis, yaitu meminta mereka menyanyikan lagu kebangsaan sambil hormat di pinggir jalan,” ujar Iptu Agung Maha, Jumat (17/10/2025).

Menurutnya, pendekatan ini dilakukan untuk menanamkan rasa disiplin dan nasionalisme kepada para pelanggar, terutama kalangan pelajar. Hukuman edukatif seperti ini diharapkan bisa memberikan efek jera tanpa menimbulkan rasa malu berlebihan.

“Tujuannya bukan mempermalukan, tapi menyadarkan. Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa tertib lalu lintas juga bagian dari cinta tanah air,” tegasnya.

Lebih lanjut, Iptu Agung Maha menambahkan bahwa pelanggaran lalu lintas di wilayah Karangasem masih sering terjadi, seperti tidak memakai helm, menerobos lampu merah, hingga penggunaan knalpot bising. Karena itu, selain penindakan di lapangan, Satlantas juga rutin melakukan sosialisasi dan edukasi ke sekolah-sekolah untuk menanamkan pentingnya tertib berlalu lintas sejak dini.

“Dengan pendekatan yang humanis seperti ini, kami berharap masyarakat terutama generasi muda lebih sadar pentingnya keselamatan dan disiplin di jalan raya,” tandasnya.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News