Sinergi Forum Maritim Bali Bersama Lanal Denpasar dan FKP Unud Ajak Gen Z Lestarikan Laut. sumber foto : ads/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Forum Maritim Bali bersama Pangkalan TNI Lanal Denpasar berkolaborasi dengan Civitas Akademika Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana menggelar diskusi yang bertujuan menumbuhkan peran generasi muda, khususnya Gen Z, dalam menjaga kelestarian sumber daya maritim menuju ekonomi biru yang berkelanjutan pada Jumat (19/9/2025) bertempat di Fakultas FKP Universitas Udayana Jimbaran.

Dalam sambuatannya sekaligus membuka acara ini, Wakil Dekan II Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana, Dr. Pande Gde Sasmita Julyantoro, S.Si., M.Si., menegaskan dukungannya terhadap kegiatan ini.

“Kami dari institusi akademik sangat mengapresiasi kegiatan ini, terutama manfaatnya dalam memberikan pemahaman dan implementasi nyata yang dapat dilakukan oleh akademisi maupun mahasiswa. Harapannya, kita bersama-sama bisa menjaga maritim, baik di Bali maupun di Indonesia secara lebih luas, demi masa depan yang bermanfaat,” ujarnya.

Sementara itu Danlanal Denpasar Kolonel Laut (P) Cokorda G. P. Pemayun, S.H., M.Sc., M. Tr. Hanla, menyampaikan apresiasinya terhadap kepedulian generasi muda. Dirinya sangat bangga akan Generasi muda sudah mulai menjaga ekosistem dan mencintai laut.

“Gen Z saat ini sudah sangat bagus dalam memperhatikan lingkungan. Ke depan, saya harap kesadaran mencintai laut dapat terus ditingkatkan dan dikembangkan. Pesan saya untuk mahasiswa kelautan, teruslah mencintai dan menjaga laut agar kelak bermanfaat bagi kita semua,” pesannya.

Danlanal Denpasar Kolonel Laut (P) Cokorda G. P. Pemayun, S.H., M.Sc., M. Tr. Hanla. Sumber Foto : ads/bpn

Pada kesempatan yang sama Forum Maritim Bali di bawah kepemimpinan Ketut Adil Darma Yase terus menunjukkan kiprahnya dalam memperkuat sektor kemaritiman di Pulau Dewata. Forum ini hadir sebagai wadah komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi lintas sektor yang berkaitan dengan potensi kelautan dan pesisir Bali.

Ketut Adil Darma Yase menegaskan, potensi maritim Bali bukan hanya pada sektor pariwisata bahari, tetapi juga mencakup perikanan, pelayaran, lingkungan pesisir, hingga pengembangan ekonomi biru yang berkelanjutan.

“Forum Maritim Bali kami posisikan sebagai rumah bersama untuk menyatukan berbagai pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, komunitas nelayan, akademisi, maupun generasi muda yang peduli pada kelautan,” ungkap Ketut Adil Darma Yase.

Ia menambahkan, tantangan maritim di Bali semakin kompleks, mulai dari dampak perubahan iklim, abrasi pantai, pencemaran laut, hingga keterbatasan ruang untuk aktivitas nelayan tradisional. Karena itu, perlu sinergi bersama agar pembangunan sektor maritim tetap berorientasi pada keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Di bawah kepemimpinannya, Forum Maritim Bali juga aktif mendorong kegiatan edukasi publik, seperti kampanye bersih pantai, pelatihan keselamatan pelayaran, serta diskusi mengenai tata ruang laut.

“Visi kami adalah menjadikan Bali sebagai contoh pengelolaan maritim yang harmonis, mengedepankan budaya lokal, tetapi tetap adaptif terhadap tantangan global,” jelasnya.

Forum Maritim Bali di bawah kepemimpinan Ketut Adil Darma Yase. Sumber Foto : ads/bpn

Pada kesempatan tersebut hadir pula Duta Maritim Bali yang diwakili oleh Ni Putu Devika Wulandari dan Komang Kiran Tilotama Wijaya. Mereka berkesempatan menjelaskan apa itu Duta dan Kids Maritim Bali

Saka Maritim Bali adalah anak dan remaja yang sudah dinyatakan lolos dalam pemilihan Kid’s dan Duta Maritim 2024 dan menjadi Binaan dari Forum Maritim Bali selama satu tahun. Tujuan dari dibentuknya Saka Maritim Bali adalah membangun sumber daya manusia bidang kelautan dan perikanan.

Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, Saka Maritim Bali memiliki seorang Kid’s dan seorang Duta yang nantinya akan menjadi Communication Ambassador dari Forum Maritim Bali. Seperti mengajak anak-anak mencintai lingkungan, membiasakan gemar makan ikan dan memberikan ruang bagi Duta Maritim untuk melatih orasi dan narasi serta literasi.

Duta Maritim Bali, Ni Putu Devika Wulandari, menyampaikan rasa bangga bisa mewakili generasi muda. 

“Tanggapan saya sangat senang sekali karena bisa menyampaikan aspirasi kepada kakak-kakak mahasiswa di Universitas Udayana. Saya juga bangga bisa mengajak generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai laut kita,” katanya.

Hal senada diungkapkan Komang Kiran Tilotama Wijaya yang menekankan pentingnya keterlibatan Gen Z.

“Hari ini saya benar-benar menyadari betapa pentingnya menjaga ekosistem Indonesia, khususnya di Bali. Generasi Z punya peran besar untuk melestarikan ekosistem kelautan dan perikanan di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa FKP Unud, Kadek Yeni Pramana Putri, mengaku mendapat banyak manfaat dari kegiatan ini. 

“Saya sangat senang mengikuti forum maritim Bali ini. Saya baru tahu bahwa di Bali sudah ada wadah seperti ini, dan saya sangat mengapresiasinya,” ungkapnya.

Melalui kegiatan kolaboratif ini, Forum Maritim Bali berharap semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam upaya pelestarian laut sebagai aset penting bangsa.(ads/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News