Lomba Serangkaian Hari Saraswati
Sekda Denpasar Alit Wiradana Sambut Positif Lomba Serangkaian Hari Saraswati oleh Maha Warga Bhujangga Waisnawa. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana mewakili Wali Kota Denpasar, I.G.N Jaya Negara, secara resmi membuka acara lomba-lomba serangkaian Hari Suci Saraswati di Wantilan Pura Dalem Batan Kampuak, Sabtu (6/9/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Maha Warga Bhujangga Waisnawa ini merupakan perayaan dalam Hari Raya Suci Saraswati yang mengusung tema ‘Melarapan Ngemargiang Rahinan Suci Saraswati, Ngiring Mulait Carira Nincapang Kawaruhan Mangda Jagate Kertha Rahayu’.

Hadir pula dalam kesempatan itu, Sekretaris Camat Denpasar Utara, I Wayan Aryanta; Perbekel Peguyangan Kaja, I Made Parmita; serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Baca Juga :  Pemkot Denpasar Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Lomba Foto, Video, dan Pameran Kreatif 2026

Ketua Panitia Acara Lomba, Gede Sukarta mengatakan, kegiatan ini sudah rutin dilaksanakan setiap Hari Raya Saraswati selain untuk memeriahkan Hari Raya Saraswati, acara ini juga bertujuan mempererat rasa persatuan dan kesatuan antarwarga.

“Diadakan berbagai macam lomba-lomba selain untuk memeriahkan Hari Raya Saraswati sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan, lomba-lomba ini bertujuan untuk melestarikan tradisi dan budaya bali bagi generasi penerus sejak dini,” ungkap Gede Sukarta

Adapun lomba-lomba yang digelar yakni lomba megender, lomba membaca aksara bali, lomba nyurat aksara bali, lomba palawakya, lomba mesatua bali, lomba pidato bahasa bali, dan lomba membuat canang sari.

Baca Juga :  Wali Kota Jaya Negara Hadiri Upacara Pemelaspasan Gedung Serbaguna Banjar Batanpoh Sanur Kaja

Sekda Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana, mengapresiasi gelaran kegiatan oleh Maha Warga Bhujangga Waisnawa, Desa Peguyangan Kaja dan seluruh panitia. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat hubungan antarwarga dan melestarikan seni budaya Bali sejak usia dini.

“Momentum Hari Raya Saraswati diharapkan mampu menjadi ajang melestarikan budaya dan tradisi sejak dini, sesuai dengan makna Hari Suci Saraswati yakni turunnya ilmu pengetahuan, diharapkan bisa terimplementasi dengan baik dalam kegiatan lomba-lomba yang digelar,” tutur Alit Wiradana.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News