Market Find Expo 2025
Market Find Expo 2025, Bedo Dorong UMKM Kecil Menembus Pasar Global. Sumber Foto: ads/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Yayasan Bedo menandai usia ke-20 dengan menggelar Market Find Expo 2025 pada Jumat (5/9/2025), sebuah pameran business to business (B2B) yang secara khusus memberi ruang bagi UMKM skala kecil untuk memasarkan produk dan menjalin jejaring internasional.

Acara berlangsung selama dua hari (5-6 September 2025) dengan menghadirkan sekitar 100 pelaku usaha dari sektor fashion, kerajinan tangan, hingga kuliner. Panitia menargetkan kunjungan hingga 1.500 orang.

Ketua Yayasan Bedo, Jeff Kristianto, menegaskan bahwa ajang ini memang dirancang untuk mengakomodasi industri mikro yang kerap kesulitan mengakses ruang promosi.

“Biasanya mereka menunggu fasilitas dari pemerintah untuk bisa ikut pameran. Di sini kami buatkan wadah dengan harga terjangkau dan skala sederhana agar semua bisa ikut memasarkan produk. Buyer yang kami targetkan pun bukan yang meminta kontainer besar, melainkan pemilik toko kecil, online market, hingga sunday market dari luar negeri,” jelasnya.

Baca Juga :  JNE Raih Penghargaan Golden Brand of The Year dan Digital Popular Brand Award 2026

Tahun ini, Market Find Expo terasa istimewa dengan kehadiran delegasi dari India, Australia, Filipina, Myanmar, dan Malaysia. Mereka tidak hanya membawa produk unggulan, tetapi juga membuka akses jaringan pasar dari negara masing-masing, sekaligus menjadi narasumber dalam sejumlah talkshow.

Market Find Expo 2025, Bedo Dorong UMKM Kecil Menembus Pasar Global. Sumber Foto : ads/bpn

Agenda hari pertama difokuskan pada pembekalan ilmu ekspor bagi pelaku UMKM, sementara hari kedua menyoroti potensi ekspor fashion melalui diskusi bersama perwakilan Australia dan Malaysia.

Ketua Panitia, Zanny Chandra, menambahkan bahwa Market Find berfungsi sebagai jembatan antara UMKM kecil yang sudah siap ekspor dengan buyer yang juga membeli dalam jumlah terbatas.

“Kita ingin mereka tumbuh bersama. Selain pameran, ada talkshow dengan pembicara profesional, pemerintah, perbankan, serta kelas pemberdayaan UMKM,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari pemerintah. Ina Krisnamurthi, Duta Besar RI untuk India, yang hadir langsung sekaligus menjadi sponsor utama kegiatan ini, menegaskan pentingnya ajang tersebut bagi UMKM Indonesia.

“Market Find adalah kesempatan bagi pahlawan ekonomi Indonesia, UMKM dan IKM, untuk berkiprah di dunia internasional. Saya melihat produk yang dihasilkan, meski skala UMKM, kualitasnya tidak kalah dengan produk mewah. Harapan saya mereka mampu menjaga jumlah, kualitas, dan konsistensi produksi agar bisa bersaing di pasar global,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dosen ITB STIKOM Bali Dorong UMKM Mami Rasa Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan Bantuan Alat Produksi

Sementara itu, salah satu delegasi India menyampaikan ketertarikan besar terhadap produk Bali yang dinilai dekat dengan budaya dan selera pasar mereka. Meski demikian, mereka menekankan perlunya pembahasan lebih lanjut terkait regulasi ekspor-impor serta tarif perdagangan.

Dengan semangat kolaborasi internasional, Market Find Expo 2025 diharapkan menjadi langkah awal bagi UMKM Indonesia menembus pasar global, sekaligus memperkuat posisi produk lokal di kancah internasional. (ads/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News