Beras Oplosan
Tim Gabungan Sidak Beras Oplosan di Karangasem. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Upaya mencegah peredaran beras oplosan terus dilakukan. Tim gabungan yang terdiri dari Polres Karangasem, Dinas Pertanian (Distan), dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karangasem melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Amlapura Timur, Senin (28/7/2025).

Dalam sidak tersebut, dua toko beras menjadi target pemeriksaan. Namun, hasilnya masih belum ditemukan indikasi adanya peredaran beras oplosan.

“Kita sudah periksa dua toko beras dan belum ditemukan adanya praktik oplosan. Namun, kami tetap waspada dan terus lakukan pengawasan melalui Satgas Pangan,” ujar Wakapolres Karangasem, Kompol Ruli Agus Susanto.

Baca Juga :  Bupati Gus Par dan Wabup Guru Pandu Apresiasi Petugas Pendukung HUT ke-386 Kota Amlapura dengan Bantuan Sembako

Kompol Ruli juga mengimbau masyarakat untuk aktif mengawasi dan segera melapor bila menemukan penjual yang dicurigai menjual beras oplosan, sebagai bentuk partisipasi menjaga keamanan pangan di wilayah Karangasem.

Dari sisi distribusi, Analis Ketahanan Pangan Distan Karangasem, Catur Bagiyo, menjelaskan bahwa potensi masuknya beras oplosan ke Karangasem tergolong rendah. Hal ini berkaitan dengan budaya masyarakat lokal yang cenderung menyimpan gabah untuk konsumsi rumah tangga.

“Pengawasan juga terus dilakukan, tapi secara budaya, masyarakat Karangasem cenderung tidak menjual gabah. Itu yang membatasi masuknya beras oplosan,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Gus Par dan Wabup Guru Pandu Apresiasi Petugas Pendukung HUT ke-386 Kota Amlapura dengan Bantuan Sembako

Sementara itu, dari sisi pedagang, Yudi Saputra, salah satu penjual beras di Pasar Amlapura Timur, mengungkapkan bahwa saat ini ia justru kesulitan mendapatkan stok beras medium. Ia hanya menjual beras kualitas premium lantaran beras medium sudah langka sejak hampir tiga pekan terakhir.

“Kebutuhan masyarakat lebih besar ke beras medium, sekitar 70 persen. Premium hanya 30 persen,” ungkap Yudi.

Sidak ini tidak hanya fokus pada pencegahan beras oplosan, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk menjamin keamanan pangan dan perlindungan konsumen di Kabupaten Karangasem.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News