BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – PLN Icon Plus Regional Bali Nusra menggelar pertemuan dengan sejumlah media untuk memperkenalkan peran strategis perusahaan dalam mendukung pengembangan energi hijau dan transformasi digital di Bali. Acara tersebut dilaksanakan di Kantor PLN Icon Plus SBU Regional Bali dan Nusa Tenggara, Denpasar pada Senin (7/7/2025) yang dihadiri oleh General Manager PLN Icon Plus SBU Regional Bali Nusra, Arie Hans bersama dengan jajaran staf PLN Icon Plus lainnya.
Sebagai sub-holding PLN, perusahaan PLN Icon Plus telah mengalami transformasi sejak tahun 2020 yang mana kini berfokus pada konektivitas, solusi digital, dan pengembangan energi terbarukan dan kini perusahaan menargetkan pendapatan hingga Rp10 triliun pada tahun 2025. Dalam upaya untuk mendukung target tersebut, PLN Icon Plus telah membentuk anak perusahaan seperti ICONVEST dan IconGreen yang bergerak di bidang spesifik yakni pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
“Kami ingin menyoroti produk strategis dari PLN Icon Plus yang meliputi infrastuktur konektivitas, solusi digital, hingga pengembangan ekosistem hijau. Hal ini juga yang menjadi salah satu fokus utama perusahaan kami dalam pengembangan infrastuktur smart city, yang kami yakini mampu meningkatkan efisiensi layanan dan kualitas hidup masyarakat,” ungkap Arie Hans.
Dalam cakupan layanan, PLN Icon Plus telah hadir di 10 wilayah dengan menjangkau 83% kota dan telah melayani lebih dari 15 ribu desa yang ada di Indonesia.
ICONNET yang sebelumnya disebut sebagai Stroomnet merupakan produk unggulan dari PLN Icon Plus sejak tahun 2019 dan terus berkembang pesat hingga menjadi Top 5 FTTH Provider di Indonesia pada tahun 2022 dan sekarang ICONNET telah berhasil menjadi FTTH Provider terbesar kedua di Indonesia dengan capaian lebih dari 1 juta Home Connected.
“Salah satu pencapaian penting kami adalah adanya keberhasilan perusahaan dalam memperluas penyebaran layanan internet terhadap daerah kurang jangkauan,” kata Arie Hans.
PLN Icon Plus menawarkan solusi cerdas kepada pelanggan untuk memonitor dan mengoptimalkan konsumsi energi dengan Energy Management System (EMS). Melalui Smart Metering dan Energy Management System, pelanggan dan pengguna dapat melakukan efisiensi energi dan biaya yang dikeluarkan.
Hingga saat ini PLN Icon Plus terus mengembangkan digitalisasi menyeluruh (end to end) terhadap proses bisnis PLN untuk mendukung transformasi di seluruh sistem pembangkit, transmisi, dan distribusi, serta sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan pengalaman yang optimal kepada pelanggan.
Ke depannya perusahaan akan terus memperluas jaringan infrastuktur digital dan smart city sebagai bagian dari komitmen terhadap inovasi dan solusi berbasis pada kebutuhan pelanggan.
“Saya berharap melalui kolaborasi yang erat dengan media, PLN Icon Plus dapat diketahui lebih luas oleh publik serta mendorong sinergi dalam proyek-proyek masa depan demi mendukung transisi energi yang berkelanjutan di Bali dan wilayah Nusa Tenggara,” pungkas Arie Hans.(dnd/bpn)













