
BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Proyek perbaikan ruas jalan provinsi di depan Kantor Camat Selat, tepatnya di Dusun Bangbang Biaung, Kecamatan Selat, Karangasem, kembali menjadi sorotan. Pasalnya, senderan drainase pada badan jalan yang belum lama diperbaiki itu kembali jebol, memunculkan pertanyaan publik terkait kualitas pengerjaan proyek tersebut.
Pantauan di lapangan pada Jumat (18/7/2025), panjang kerusakan diperkirakan mencapai lebih dari 10 meter. Di sekitar titik jalan yang amblas, tampak batang kayu dan garis pengaman plastik kuning-hitam dipasang untuk memberi peringatan kepada pengendara.
“Rasanya belum lama jalur ini diperbaiki. Bahkan got-got sempat digali cukup dalam dan jalan diurug lebih tinggi. Tapi sekarang jebol lagi. Saya sendiri tidak tahu sejak kapan rusaknya,” ujar Sumayasa, salah satu pengendara yang melintas di lokasi.
Menanggapi hal tersebut, Camat Selat, I Ketut Riatma, membenarkan kondisi jalan yang jebol tersebut. Ia mengatakan, kejadian ini sudah berlangsung hampir satu bulan lalu ketika wilayah Selat diguyur hujan deras selama beberapa hari berturut-turut.
“Itu jebol sekitar sebulan lalu. Saat itu memang hujan sangat deras dan debit air di saluran drainase tidak tertampung, sehingga dinding senderan tidak kuat dan akhirnya roboh,” terang Riatma.
Pihak kecamatan juga telah melakukan upaya pengamanan sementara di lokasi tersebut dengan memasang garis pengaman untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, terutama bagi pengguna jalan yang melintas pada malam hari.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran warga terhadap kualitas perbaikan infrastruktur jalan di wilayah tersebut. Pasalnya, meski baru diperbaiki, kerusakan sudah kembali terjadi. Masyarakat berharap pihak terkait, terutama Pemprov Bali dan instansi teknis, segera melakukan evaluasi terhadap kontraktor pelaksana dan meninjau ulang kualitas pekerjaan sebelumnya.
Kerusakan badan jalan ini juga dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan dan mengganggu kelancaran akses transportasi, mengingat jalur tersebut merupakan salah satu penghubung penting antar wilayah di Karangasem.(st/bpn)












