
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam semangat membangun sinergi untuk mendukung program pembangunan nasional, Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA) Bali melaksanakan kunjungan resmi ke kantor Super Branch BPR Lestari Sanur.
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam menjalin kolaborasi strategis antara dua entitas yang memiliki visi sejalan dalam mendorong pembangunan berkelanjutan, khususnya di sektor perumahan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Audiensi yang berlangsung pada Rabu (25/6/2025) tersebut membahas berbagai rencana kerja HIMPERRA Bali untuk tahun 2025 dan seterusnya, termasuk peluang pembiayaan proyek-proyek properti serta dukungan terhadap komunitas pelaku usaha lokal. Melalui kerja sama ini, HIMPERRA Bali berharap dapat memperkuat peran organisasi dalam menyediakan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat, sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem usaha yang inklusif dan berpihak pada pelaku usaha kecil dan menengah.
Ketua HIMPERRA Bali, I Wayan Jayantara, dalam sambutannya menekankan bahwa HIMPERRA bukan sekadar asosiasi pengembang, melainkan wadah yang menghimpun perusahaan-perusahaan pengembang perumahan dan permukiman dengan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap pembangunan bangsa.
“HIMPERRA hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan hunian yang layak, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Namun lebih dari itu, kami ingin menciptakan ekosistem usaha yang saling mendukung, berinovasi, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama,” ujar Jayantara.
Ia juga menambahkan bahwa sektor properti memiliki multiplier effect besar bagi ekonomi. Oleh karena itu, kerja sama dengan lembaga perbankan seperti BPR Lestari menjadi sangat penting untuk mempercepat realisasi proyek-proyek pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik berupa perumahan, HIMPERRA Bali juga menunjukkan komitmen terhadap program-program sosial. Dalam kunjungan ini, HIMPERRA turut melibatkan komunitas usaha katering lokal yang berada dalam naungan organisasi, dengan salah satu program unggulannya yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) — sebuah inisiatif untuk mendukung ketahanan pangan dan gizi masyarakat, khususnya di kawasan perkotaan dan pedesaan Bali.
“Sinergi dengan BPR Lestari membuka ruang lebih luas bagi kami untuk mengembangkan program sosial yang memiliki dampak nyata. Kami ingin tidak hanya membangun rumah, tetapi juga membangun masyarakat yang sehat dan mandiri secara ekonomi,” tambah Jayantara.
Di sisi lain, BPR Lestari menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk nyata dari misi perusahaan yang bertajuk “Make an Impact”. Direktur BPR Lestari, Antonius Padua Saptono Soerjo, menyatakan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan penuh dari sisi finansial guna mendorong pertumbuhan sektor properti dan UMKM lokal di bawah naungan HIMPERRA.
“Kami percaya bahwa pembiayaan yang tepat sasaran dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk tidak hanya menyalurkan dana, tetapi juga memastikan dana tersebut kembali dalam bentuk manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” kata Saptono dalam sambutannya.
Saptono juga menekankan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan peran BPR Lestari sebagai mitra strategis pembangunan ekonomi daerah. Melalui dukungan kepada HIMPERRA dan komunitas UMKM, BPR Lestari ingin turut berkontribusi dalam menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keadilan sosial.
Kerja sama antara HIMPERRA Bali dan BPR Lestari ini dinilai memiliki dampak yang luas dan berkelanjutan. Bukan hanya sekadar kerja sama bisnis, melainkan upaya bersama dalam membangun fondasi masa depan Indonesia yang lebih baik.
“Kolaborasi ini menjadi bagian dari kontribusi kami dalam mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045. Dimulai dari Bali, kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan yang terencana, kolaboratif, dan inklusif adalah kunci menuju kemajuan bangsa,” tutup Jayantara.
Dengan semangat gotong royong, kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat penyediaan hunian berkualitas bagi masyarakat, memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, serta menciptakan dampak sosial yang nyata di tengah-tengah masyarakat Bali. Ke depan, sinergi antara organisasi pengembang dan lembaga keuangan lokal ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kemitraan strategis yang berorientasi pada kesejahteraan bersama. (*/bpn)












