
BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat, Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan turut ambil bagian aktif dalam pelatihan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch 3, yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Untuk Tabanan, pelatihan digelar baru-baru ini di Rindam IX/Udayana Kediri, Tabanan.
Jumlah peserta pelatihan mencapai 858 orang. Guna menjamin kelancaran dan mutu pelatihan, Dinas Pertanian Tabanan menurunkan 15 tenaga pengajar yang telah dibekali dengan materi seputar keamanan pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Tabanan, drh. Gede Eka Parta Ariana, jadi salah satu narasumber dalam pelatihan tersebut. Dia menekankan pentingnya pemahaman tentang prinsip-prinsip higiene dan sanitasi pangan hewani, terutama dalam konteks pelaksanaan program MBG.
“Kami tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga membekali para SPPI dengan keterampilan praktis tentang cara menangani pangan hewani secara higienis. Ini penting, agar makanan yang diberikan kepada siswa dalam program MBG benar-benar aman dan bergizi,” ujar Eka, Senin (30/6/2025).
Menurutnya, pelatihan ini jadi momentum strategis bagi daerah untuk mencetak kader-kader muda yang mampu jadi penggerak di lapangan, khususnya dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan hewani di sekolah-sekolah maupun masyarakat.
Distan Tabanan juga menyatakan siap melakukan pendampingan lanjutan kepada para SPPI pascapelatihan, termasuk memfasilitasi koordinasi lintas sektor jika dibutuhkan dalam pelaksanaan MBG di daerah.
“Keterlibatan aktif Dinas Pertanian Tabanan ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam memastikan keberhasilan program nasional yang menyasar gizi anak-anak Indonesia,” ujarnya.(ita/bpn)












