Elizabeth
Elizabeth International Gelar Pelatihan dan Uji Kompetensi Barista Kota Denpasar untuk Kedua Kalinya, Dukung Peningkatan Daya Saing SDM Lokal. Sumber Foto : ads/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Upaya Pemerintah Kota Denpasar dalam meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja lokal kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan program “Pelatihan dan Uji Kompetensi Barista Kota Denpasar” yang kini memasuki pelaksanaan tahun keduanya.

Program pelatihan gratis ini digelar berkat kerja sama antara Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar dengan Elizabeth International sebagai mitra pelaksana, dan berlangsung selama tiga hari mulai 19 hingga 21 Mei 2025.

Berlokasi di Coffee and Tea Lab Elizabeth International, pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta yang seluruhnya merupakan warga Denpasar. Mereka sebelumnya telah melalui proses seleksi ketat oleh Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar (Disnaker), guna memastikan bahwa program ini tepat sasaran dalam menyasar kelompok pencari kerja atau individu yang ingin meningkatkan keterampilan di bidang barista.

Elizabeth International Gelar Pelatihan dan Uji Kompetensi Barista Kota Denpasar untuk Kedua Kalinya, Dukung Peningkatan Daya Saing SDM Lokal. Sumber Foto : ads/bpn

Pelatihan ini bukan sekadar pengenalan terhadap dunia kopi, melainkan sebuah program pengembangan kompetensi menyeluruh yang mengedepankan standar profesionalisme. Selama tiga hari, para peserta diberikan materi mendalam, mulai dari dasar-dasar kopi dan geometri rasa, teknik penyajian manual brewing, penggunaan mesin espresso, hingga praktik membuat berbagai jenis minuman kopi. Selain itu, peserta juga diajak memahami bagaimana mempersiapkan area pelayanan dan bahan baku dengan higienis dan efisien, sebagaimana yang diterapkan dalam industri perhotelan dan kafe modern.

Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, I Putu Sandika, S.E., M.Si., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang menekankan pentingnya pengembangan keterampilan kerja bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang, khususnya di sektor jasa dan industri kreatif seperti perkopian.

“Kami berharap para peserta nantinya tidak hanya siap mengisi kebutuhan tenaga kerja di sektor barista, tetapi juga mampu berwirausaha secara mandiri. Dunia kopi kini menjadi salah satu sektor yang sangat menjanjikan dan memiliki pasar luas, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” ujar Putu Sandika.

Elizabeth International Gelar Pelatihan dan Uji Kompetensi Barista Kota Denpasar untuk Kedua Kalinya, Dukung Peningkatan Daya Saing SDM Lokal. Sumber Foto : ads/bpn

Sementara itu, Direktur Elizabeth International, Putu Sri Budani, A.M.Par., S.M., HTS., dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan tanggal 19 Mei 2025, menyampaikan rasa bangganya karena kembali dipercaya sebagai pelaksana program ini. Ia menjelaskan bahwa Elizabeth International telah menyiapkan fasilitas terbaik serta melibatkan para pelatih profesional dari dunia industri, demi menjamin kualitas pelatihan.

“Kami merasa terhormat dapat kembali berkontribusi dalam pengembangan SDM Kota Denpasar. Bagi kami, pelatihan barista bukan hanya tentang mengajarkan teknik membuat kopi yang enak, tapi juga tentang membentuk karakter, etika kerja, dan kreativitas. Seorang barista adalah seniman dalam dunia pelayanan,” ungkapnya.

Puncak dari program ini adalah pelaksanaan uji kompetensi yang digelar pada hari terakhir, 21 Mei 2025. Uji kompetensi ini akan diawasi langsung oleh asesor profesional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh sertifikat kompetensi resmi yang diakui secara nasional. Sertifikat ini menjadi modal penting untuk bersaing di pasar kerja, baik di industri perhotelan, kafe, maupun usaha mandiri.

Putu Sri Budani menambahkan bahwa program ini sejalan dengan komitmen Elizabeth International dalam mencetak tenaga kerja unggul di bidang hospitality. Ia menegaskan bahwa belajar menjadi barista merupakan proses yang sarat nilai, karena berhubungan langsung dengan penciptaan pengalaman pelanggan yang berkesan.

“Belajar menjadi barista adalah proses kreatif dan penuh makna. Tidak hanya tentang rasa, tetapi juga tentang menciptakan pengalaman bagi pelanggan. Kami berharap peserta dapat menjadikan pelatihan ini sebagai bekal yang berguna di masa depan,” tuturnya.

Pelatihan ini dipandu oleh Putu Prayudhantara Wijaya Kusuma, HTS dan Vip Akbarwan, S.E., M.M., CHE., yang keduanya memiliki pengalaman luas di bidang barista dan manajemen perhotelan. Dengan pendekatan pelatihan berbasis praktik dan studi kasus nyata di industri, para peserta diajak untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan keterampilan mereka dalam konteks profesional.

Pelaksanaan program ini sepenuhnya didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Denpasar Tahun 2025. Ini menunjukkan keseriusan dan komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam menciptakan ekosistem kerja yang kompetitif serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) secara berkelanjutan melalui program pelatihan dan sertifikasi kompetensi yang gratis dan inklusif.

Dengan antusiasme peserta dan dukungan penuh dari pemerintah serta mitra pelaksana, pelatihan ini diharapkan mampu mencetak barista-barista muda yang siap terjun ke industri dan mengharumkan nama Denpasar sebagai kota yang melahirkan tenaga kerja profesional dan berdaya saing tinggi.(ads/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News