Gula Darah
Tropicana Slim Gelar Kampanye #BeatDiabetes di Bali, Edukasi dan Cek Gula Darah Gratis. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia sekaligus momen pasca-Lebaran, Tropicana Slim kembali menggelar kampanye tahunan bertajuk #BeatDiabetes. Kampanye yang telah berlangsung sejak Januari 2025 ini menyambangi 41 kota di Indonesia, termasuk Bali, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat untuk mencegah diabetes.

Di Bali, kegiatan dipusatkan di NutriHub Bali, Minggu (13/4/2025), dengan berbagai rangkaian acara seperti olahraga bersama komunitas PoundFit, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga talkshow kesehatan bersama dokter.

Area Marketing Associate PT Nutrifood Indonesia Region Bali, Randy Rentanaka, mengatakan kampanye ini menjadi bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan diabetes melalui pola hidup sehat.

“Melalui kegiatan ini, kami berusaha meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit diabetes, khususnya dengan menerapkan pola makan dan pola hidup yang lebih sehat,” ujar Randy di sela kegiatan.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga mengangkat tema khusus ‘Anti LEBAR-an, Setelah Lebaran’, yang mengajak masyarakat untuk kembali mengatur pola makan secara bijak setelah cenderung berlebihan saat libur Lebaran.

Dalam kampanye tersebut, masyarakat mendapat kesempatan untuk melakukan cek gula darah, tensi, massa otot, hingga kondisi kulit secara gratis. Selain itu, disediakan juga sarapan sehat, undian berhadiah, dan bingkisan gratis dari Tropicana Slim.

Randy juga menyoroti pola makan masyarakat Indonesia yang kerap kali tinggi karbohidrat, namun minim keseimbangan nutrisi.

 “Contohnya makan nasi dicampur mie, lalu ditambah sambal kentang hati. Ini triple carbo. Hal-hal seperti inilah yang memperparah risiko diabetes,” jelasnya.

Lebih lanjut, Randy mengingatkan pentingnya memperhatikan kadar gula, terutama pada minuman kemasan. Menurutnya, persepsi bahwa semua minuman kemasan tidak sehat kurang tepat. Yang perlu diperhatikan adalah kadar gulanya.

“Kita sering kali tidak tahu berapa banyak gula yang kita tuangkan saat membuat minuman sendiri di rumah. Padahal, Permenkes No. 30 Tahun 2013 sudah mengatur bahwa batas konsumsi gula harian adalah 50 gram, termasuk dari nasi dan makanan lainnya,” terangnya.

Selain pola makan, Randy juga menyoroti tren konsumsi makanan dan minuman kekinian yang banyak dipengaruhi oleh food blogger, namun cenderung tinggi gula dan tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang memadai.

Brand Manager Tropicana Slim, Noviana Halim, sebelumnya mengatakan bahwa kampanye #BeatDiabetes telah digelar sejak 2018 secara konsisten sebagai bentuk komitmen edukasi terhadap gaya hidup sehat dan upaya mengurangi risiko diabetes di Indonesia.

Sementara itu, dr. A. A. A. Md Citrarasmi, Sp.DVE., FINSDV, SH., turut mengingatkan bahwa momen liburan, termasuk Lebaran, bisa memicu peningkatan berat badan akibat konsumsi berlebih makanan tinggi gula dan lemak.

“Sebuah penelitian menunjukkan kenaikan berat badan saat libur berkisar antara 0,37 kg hingga 2,3 kg. Bagi yang sudah memiliki berat badan berlebih, risikonya bisa lebih tinggi,” jelasnya.

Senada, dr. Rizka Kurnia Susanty menekankan pentingnya pengendalian berat badan pasca-libur agar tidak berujung pada obesitas dan risiko diabetes.

“Masyarakat bisa mulai dengan mengurangi porsi makan, memilih makanan rendah GGL (gula, garam, lemak), serta mengonsumsi protein dan serat agar kenyang lebih lama,” tuturnya.

Melalui kampanye #BeatDiabetes, Tropicana Slim berharap masyarakat Indonesia semakin sadar akan pentingnya gaya hidup sehat dan mampu mengambil langkah nyata dalam mencegah diabetes sejak dini. (ads/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News