Todong Pisau
Sempat Todongkan Pisau Sebelum Kabur, Pria Asal Lumajang Diringkus Usai Gagal Bobol Warung di Sidemen. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Upaya pembobolan sebuah warung di Banjar Dinas Wangsihan, Desa Talibeng, Kecamatan Sidemen, Karangasem, berujung penangkapan salah satu terduga pelaku. Pria asal Lumajang, Jawa Timur, bernama Fandi Ardiansyah, berhasil diamankan oleh pecalang saat hendak kabur dari persembunyian.

Penangkapan dilakukan pada Rabu (23/4/2025) di wilayah Lebu, Desa Lokasari, Kecamatan Sidemen. Fandi yang saat itu berjalan kaki dengan maksud kembali ke Jawa, dipergoki oleh pecalang dan langsung diserahkan ke pihak kepolisian.

“Terduga pelaku saat itu keluar dari persembunyiannya dengan berjalan kaki untuk pulang ke Jawa, lalu ditemukan oleh pecalang dan selanjutnya diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut,” ungkap Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu I Gede Sukadana, Jumat (25/4/2025).

Baca Juga :  Pecalang Kawal Salat Idul Adha di Karangasem

Aksi percobaan pembobolan ini terjadi pada Senin malam (21/4/2025) sekitar pukul 22.20 WITA. Seorang warga memergoki seorang pria tidak dikenal yang mencoba merusak dinding kayu triplek warung. Menyadari aksinya dipergoki, pelaku langsung mengeluarkan sebilah pisau untuk mengintimidasi warga, sehingga upaya penangkapan oleh warga pun urung dilakukan.

Pelaku kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motor Honda Supra warna hitam strip merah, yang sudah ditunggu oleh rekannya di pinggir jalan. Berdasarkan penyelidikan polisi, motor tersebut bernomor polisi DK 6364 IA dan dikendarai oleh rekannya, Mochamad Sohlihin, yang kini masih buron.

Dalam aksinya, Fandi Ardiansyah berperan sebagai pengawas situasi sekitar lokasi, sementara Mochamad Sohlihin bertugas mengemudikan motor dan menunggu di lokasi pelarian. Mereka sempat mencoba memanjat pagar besi dan merusak triplek warung, namun gagal total karena cepat diketahui warga.

Baca Juga :  Pecalang Kawal Salat Idul Adha di Karangasem

Saat ini, penyidikan terhadap Fandi Ardiansyah masih terus dikembangkan untuk mengejar satu terduga pelaku lainnya yang masih dalam pelarian.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News