Sopir
Sopir Truk di Padangbai Gemetar, Tes Urine Positif Narkotika. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Seorang sopir truk bernama Iswanto (35) asal Banyuwangi terlihat gemetar saat petugas Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Karangasem dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem menggeledah kendaraannya di Pelabuhan Padangbai, Karangasem, pada Kamis (27/3/2025).

Penggeledahan dilakukan setelah Iswanto menjalani tes urine secara acak yang menunjukkan hasil positif narkotika. Tes ini merupakan bagian dari upaya pengawasan bagi pengemudi kendaraan angkutan yang sedang antre di pelabuhan.

“Ya, Pak, saya pakai dua hari lalu di Jakarta, di pangkalan, beli patungan dengan beberapa teman,” ujar Iswanto pasrah saat dimintai keterangan.

Baca Juga :  Gubernur Koster Pastikan Kesiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi Sambut Tahun Ajaran 2026–2027

Petugas kemudian memeriksa barang bawaannya secara menyeluruh, termasuk tas, ransel, dan bagian dalam kabin truk bernomor polisi B 9656 WYT yang mengangkut muatan tomat. Meski Iswanto tampak lesu dan tangannya bergetar hebat, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika dalam penggeledahan tersebut. Ia kemudian dibawa ke kantor ASDP Padangbai untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Di tengah pemeriksaan, seorang kernet bus bernama Juliawan asal Lombok Timur juga menunjukkan gelagat mencurigakan. Saat diminta menjalani tes urine, ia mengaku kesulitan buang air kecil, yang membuat petugas semakin curiga.

Penggeledahan terhadap barang bawaannya dilakukan, dan petugas menemukan tujuh korek gas serta satu pipa kaca bening yang diduga sebagai alat konsumsi narkotika. Setelah diinterogasi, Juliawan mengaku pernah menggunakan narkotika sekitar 10 hari lalu.

Baca Juga :  Gubernur Koster Pastikan Kesiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi Sambut Tahun Ajaran 2026–2027

Setelah diberikan air mineral oleh petugas, Juliawan akhirnya berhasil memberikan sampel urinenya. Namun, hasil tes menggunakan rapid test menunjukkan bahwa ia negatif narkotika.

Ketua Tim Rehabilitasi BNNK Karangasem, Putu Bayu Saputra Adinata, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini dilakukan secara acak terhadap 10 pengemudi armada logistik dan penumpang guna memastikan keamanan selama perjalanan, terutama menjelang arus mudik Lebaran.

“Dari hasil tes, satu sopir asal Banyuwangi terindikasi mengandung narkotika jenis sabu atau turunannya. Karena berasal dari luar daerah dan tidak memungkinkan untuk direhabilitasi di sini, kasusnya akan dilimpahkan ke pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkot Denpasar Ngaturang Bhakti Pujawali Ring Puncak Karya Aci Purnama Kasa di Pura Pengubengan Besakih

Pemeriksaan serupa akan terus dilakukan guna mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan pengemudi, yang dapat membahayakan keselamatan di jalan.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News