BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Ny. Sariasih Sedana Arta secara resmi dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bangli. Pelantikan ini dilakukan oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali pada Jumat (7/3/2025).
Pelantikan Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali berdasarkan keputusan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Nomor: 02/SKR/PKK.PROV/II/2025. Selain menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta juga menjabat Sebagai Ketua Posyandu dan Ketua Dekranasda Kabupaten Bangli.
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Putri Koster menyampaikan ucapan selamat kepada Para Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota yang sudah dilantiknya. Ny. Putri Koster juga menekankan pentingnya peran TP PKK dalam mendukung program-program pemerintah daerah, khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga di masing-masing Kabupaten/Kota di Bali.
“Saya yakin, dengan pengalaman dan dedikasi yang saudara miliki, mampu membawa TP PKK di Daerah masing-masing ke arah yang lebih baik,” ucap Putri Koster.
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) adalah organisasi kemasyarakatan yang bertujuan untuk memberdayakan keluarga agar dapat meningkatkan kesejahteraan lahir dan batin. TP PKK memiliki peran penting dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya dalam bidang pemberdayaan perempuan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi keluarga.
Diharapkan dengan pelantikan ini dapat menjadi momentum bagi TP PKK Kabupaten Bangli untuk semakin berperan aktif dalam pembangunan di Kabupaten Bangli, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bangli.
Gubernur Koster dalam sambutannya mengungkapkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan program PKK, Posyandu dan Dekranasda itu merupakan bagian sangat penting bagi Pemerintah Daerah Provinsi maupun Kabupaten/Kota dalam mencapai tujuan pembangunan daerah meningkatkan kesehatan masyarakat membangun perekonomian masyarakat di Provinsi Bali.
“Saya berharap Bupati/Wali Kota agar betul-betul memberi perhatian serius untuk memprogramkan dan mengalokasikan anggaran dalam APBD-nya,” ungkap Gubernur Koster.
Gubernur Koster juga menambahkan bahwa, melalui penyelenggaraan program yang terintegrasi dan terpadu diselenggarakan dalam satu kesatuan wilayah, satu pulau, satu pola dan satu tata Kelola.
“Bali yang kecil ini pembangunannya betul-betul bisa berjalan dengan harmonis dan terintegrasi dijalankan dengan kebersamaan dan kegotongroyongan,” tutupnya.(an/bpn)













