BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Menjelang Tumpek Landep pada Sabtu (22/2/2025), Bali mengalami fenomena unik dengan meningkatnya pembelian kendaraan, baik mobil maupun motor. Tidak hanya industri otomotif yang merasakan dampaknya, pengusaha jasa cuci kendaraan juga ikut meraup berkah dari perayaan Tumpek Landep.
Tumpek Landep merupakan hari raya yang jatuh setiap Saniscara Kliwon wuku Landep, atau setiap 210 hari sekali dalam kalender Bali. Hari ini merupakan bentuk puji syukur umat Hindu kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Ida Bhatara Sang Hyang Pasupati. Awalnya, perayaan ini lebih berfokus pada benda-benda pusaka yang memiliki sifat tajam seperti keris dan senjata tradisional. Namun, seiring perkembangan zaman dan teknologi, kini benda-benda lain yang memiliki manfaat bagi kehidupan manusia seperti mobil, motor, komputer, dan mesin industri juga ikut diupacarai.
Region Head Astra Motor Bali, Yohanes Kurniawan, mengakui adanya peningkatan pengiriman kendaraan menjelang Tumpek Landep.
“Terjadi peningkatan pengiriman menjelang Tumpek Landep berkisar 30-40% dari rata-rata harian,” ujar Kurniawan.
Tak hanya itu, bisnis jasa pencucian kendaraan juga mengalami lonjakan permintaan. Salah satu pengusaha cuci motor, Arya, mengungkapkan bahwa jumlah kendaraan yang datang untuk dicuci meningkat 5 kali lipat sejak H-3 sebelum Tumpek Landep.
“Hari biasa hanya 30 motor, menuju Tumpek Landep tembus 100 motor per hari. Puncaknya terjadi pada Tumpek Landep pagi, karena saat siang hari semua sepeda motor tersebut akan di-bantenin,” kata Arya.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana kearifan lokal dan nilai spiritual tetap terjaga di tengah perubahan zaman. Masyarakat Bali tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi yang positif melalui perayaan Tumpek Landep. (tis/bpn)













