Bali Ocean Days 2024 Kembali Digelar, Angkat Isu Ekonomi Biru dan Konservasi Laut
Bali Ocean Days 2024 Kembali Digelar, Angkat Isu Ekonomi Biru dan Konservasi Laut. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Bali Ocean Days (BOD) Conference & Showcase kembali digelar pada 7-8 Februari 2024 di InterContinental Bali Resort, Jimbaran.

Acara tahunan berskala internasional ini, yang diselenggarakan bekerja sama dengan AIS Forum, bertujuan mempromosikan Ekonomi Biru yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia dan sekitarnya.

Dengan mengusung tema ‘Empowering Blue Tech and Advancing Sustainable Ocean Solutions’, BOD 2024 akan menyoroti enam topik utama terkait perlindungan laut dan pembangunan berkelanjutan, yaitu:

  1. Strategi Konservasi Laut & Kebijakan Publik
  2. Pembiayaan Dampak untuk Ekonomi Biru yang Berkelanjutan
  3. Solusi Teknologi Tinggi untuk Laut
  4. Akuakultur & Perikanan Berkelanjutan
  5. Pengelolaan Pencemaran Laut
  6. Konservasi Ekosistem Karbon Biru

Acara ini akan menampilkan lebih dari 40 pembicara terkemuka dari Indonesia dan dunia, mencakup pejabat pemerintah, akademisi, eksekutif lembaga keuangan, hingga perwakilan organisasi lingkungan.

Baca Juga :  Pameran Fotografi Berdarah Indonesia dan Italia Lucas Leo Catalano di Bog Art Space

Selain sesi diskusi dan presentasi, acara ini akan menjadi ajang untuk berbagi kebijakan serta merumuskan langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut.

BOD 2024 akan menghadirkan presentasi dari Vincent Chalias, pendiri Ocean Gardener, yang akan memaparkan temuan terbarunya mengenai koloni Galaxea astreata di perairan dekat Nusa Penida. Temuan ini berpotensi menjadi terumbu karang terbesar di dunia dan diharapkan menjadi sorotan utama dalam acara ini.

Selain itu, akan ada pemutaran perdana hasil riset United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) yang dibawakan oleh Marco Garcia-Leon. Riset ini menyoroti permasalahan Criminal Marine Pollution, yang membahas dampak dari pencemaran laut akibat aktivitas ilegal.

Pada acara penutupan, konferensi ini akan memberikan penghargaan SBS Foundation Award kepada Dr. Vincent Pieribone, co-CEO OceanX yang berbasis di New York. Penghargaan ini diberikan atas kontribusinya dalam Indonesia Mission 2024, sebuah inisiatif global untuk eksplorasi dan konservasi laut.

Bali Ocean Days 2024 bertujuan untuk mengajak masyarakat dan pemangku kepentingan dalam mengatasi berbagai tantangan lingkungan laut, seperti pencemaran laut, penangkapan ikan berlebihan, dan perlindungan ekosistem karbon biru seperti terumbu karang dan mangrove.

Pendiri Sky Blue Sea Foundation, Paul Tanjung Tan, menegaskan pentingnya agenda ini.

“Melanjutkan kesuksesan BOD sebelumnya, kami memperbaharui acara ini untuk mendukung ekspansi Ekonomi Biru Indonesia, yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian ekosistem laut,” ujarnya.

Baca Juga :  Pameran Fotografi Berdarah Indonesia dan Italia Lucas Leo Catalano di Bog Art Space

“Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki peran sentral dalam masa depan lautan global. Bali, dengan tantangan lingkungan yang dihadapinya, menjadi lokasi yang tepat untuk menjadi tuan rumah konferensi ini,” tambah Ketua Yayasan Bali Ocean Days, Yoke Darmawan.

Selama dua hari, acara ini akan dipandu oleh Kania Sutisnawinata dan Iqbal Himawan dari Metro TV, serta Robert Bonnick sebagai MC. Dengan agenda yang padat dan pembicara terkemuka, BOD 2024 diharapkan dapat menjadi platform utama bagi upaya perlindungan laut serta solusi inovatif untuk keberlanjutan lautan dunia. (ads/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News