
BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Menjelang upacara Usaba Pitra di Pura Dalem Puri Besakih, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, sejumlah pedagang kaki lima mulai berdatangan untuk mencari tempat berjualan. Mereka bahkan menyewa lahan hingga membangun lapak sementara guna mendukung kegiatan ekonomi selama prosesi keagamaan berlangsung.
Salah seorang pedagang lokal, I Nengah Cuig, mengungkapkan bahwa fenomena ini sudah menjadi tradisi tahunan setiap kali diadakan upacara besar di Pura Dalem Puri Besakih.
“Pedagang dari luar sudah mulai berdatangan. Beberapa menyewa lahan atau membuka lapak untuk berjualan selama Usaba Pitra,” ujar Nengah Cuig, Jumat (24/1/2025).
Ia menambahkan bahwa selain ikut berjualan, ia juga menyewakan bagian dari warung dan lahan di sekitarnya kepada pedagang dari luar Besakih. Aktivitas ini memberikan manfaat ekonomi tambahan bagi warga setempat.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, rangkaian upacara Usaba Pitra akan dimulai pada 28 Januari 2025, diawali dengan Upacara Petabuhan Usaba Pitra dan Nedunang Pralingga Ida Bhatara.
Puncak acara akan digelar pada Minggu Kliwon, 2 Februari 2025, dengan Upacara Usaba Pitra di Pura Dalem Puri Besakih. Rangkaian kegiatan keagamaan ini akan ditutup dengan Upacara Penyineban yang dijadwalkan pada Senin, 3 Februari 2025.
Tradisi ini tidak hanya menjadi momentum sakral bagi umat Hindu, tetapi juga meningkatkan aktivitas ekonomi di Desa Besakih. Kehadiran pedagang dari luar wilayah memberi dinamika tersendiri, dengan berbagai produk, makanan, dan kebutuhan upacara yang ditawarkan kepada para pemedek (umat yang bersembahyang) dan pengunjung.
Namun, warga berharap pedagang yang datang tetap menjaga ketertiban, kebersihan, dan harmonisasi dalam mendukung kelancaran prosesi upacara keagamaan.(st/bpn)












