
BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Sejumlah pengusaha Galian C di Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, mengaku resah akibat ulah empat orang oknum yang mengatasnamakan wartawan dan institusi kepolisian. Oknum berinisial DA, ZB, LS, dan YK ini diduga kerap melakukan intimidasi kepada para pengusaha untuk meminta sumbangan dengan dalih memperingati Hari Pers Nasional (HPN).
Menurut informasi, aksi tersebut tidak dilakukan sekali atau dua kali, melainkan sudah berulang kali. Para oknum ini bahkan mengatasnamakan Humas Polda Bali, Mabes Polri, hingga Mabes TNI saat meminta uang. Puncaknya terjadi pada Sabtu (18/1/2025), saat mereka kembali mendatangi lokasi galian di Desa Sebudi.
Merasa terganggu, para pengusaha akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada Koordinator Pengusaha Galian C Sebudi, yang kemudian melaporkannya ke Polsek Selat. Keempat oknum tersebut langsung digelandang ke Polsek untuk dimintai keterangan.
Dalam pemeriksaan, mereka berdalih hanya memohon sumbangan untuk perayaan HPN tanpa melakukan pemaksaan. Mereka mengklaim menyerahkan topi dan kaos berlogo ‘Jurnalis Polisi’ seharga Rp350 ribu sebagai bentuk penggalangan dana. Namun, surat yang mereka gunakan untuk menggalang dana diduga palsu atau tidak resmi.
Kapolsek Selat, AKP I Dewa Gede Ariana, melalui Kasi Humas Polres Karangasem, IPTU I Gede Suakdana, membenarkan adanya laporan tersebut. Pihak kepolisian memediasi kasus ini di ruang Unit Reskrim Polsek Selat, dengan dihadiri oleh Danramil Selat dan personel Korem.
“Hasil mediasi menyepakati bahwa keempat oknum berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Ke depan, jika ada penggalangan dana, mereka akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak-pihak terkait,” ungkap AKP I Dewa Gede Ariana.
Meski telah dimediasi, para pengusaha berharap tindakan tegas terhadap aksi serupa dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang dan suasana kerja mereka tetap kondusif.(st/bpn)












