
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – The Sanur, melalui PT Hotel Internasional Sanur Indonesia (PT HISI) yang merupakan anak usaha dari PT Hotel Indonesia Natour, kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan berstandar internasional.
Dalam tahun pertama operasionalnya, The Sanur mencatat pencapaian luar biasa dengan meraih lima sertifikasi ISO sekaligus, yang menjadi tonggak penting dalam transformasi kawasan tersebut menuju destinasi kesehatan dan wellness kelas dunia.
Sertifikasi ISO untuk Standar Internasional
Kelima sertifikasi tersebut meliputi:
- ISO 9001:2015 (Manajemen Mutu)
- ISO 14001:2015 (Manajemen Lingkungan)
- ISO 45001:2018 (Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
- ISO 37001:2016 (Sistem Manajemen Anti Penyuapan)
- ISO/IEC 27001:2022 (Manajemen Keamanan Informasi)
Sebagai operator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur, pencapaian ini memperkuat langkah strategis The Sanur dalam membangun ekosistem kesehatan unggul. Sertifikasi ini juga menjadi bukti nyata komitmen perusahaan terhadap peningkatan kualitas layanan dan tata kelola yang berkelanjutan.
Direktur Utama PT HISI, Doddy Akhmadsyah, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja keras seluruh tim untuk menjaga mutu, integritas, dan keamanan operasional.
“Sertifikasi ini menjadi motivasi besar untuk terus mengedepankan standar internasional, sejalan dengan visi kami sebagai destinasi kesehatan dan wellness bertaraf global,” ungkap Doddy saat jumpa pers Jumat (20/12/2024) di Denpasar.
Proses sertifikasi yang dilakukan oleh Garuda Sertifikasi Indonesia (GSI), lembaga terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN), berlangsung selama tiga bulan melalui audit menyeluruh. Direktur Utama GSI, Johny S. Salim, menyatakan bahwa pencapaian ini sangat langka dan patut diapresiasi.
“The Sanur adalah perusahaan pertama yang berhasil meraih lima sertifikasi ISO sekaligus dalam satu waktu,” ujar Johny.
Dengan sertifikasi ISO 9001:2015, The Sanur membuktikan dedikasi terhadap pelayanan berkualitas tinggi. Di sisi lain, keberlanjutan menjadi sorotan utama dengan raihan ISO 14001:2015, yang mencerminkan upaya perusahaan menjaga lingkungan melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Tak hanya itu, The Sanur juga memastikan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) melalui sertifikasi ISO 45001:2018, sekaligus membangun budaya kerja yang aman di seluruh kawasan KEK Sanur.
Komitmen terhadap integritas dan keamanan informasi pun tak luput dari perhatian. Sertifikasi ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan menunjukkan dedikasi perusahaan dalam mencegah praktik korupsi. Sementara itu, ISO/IEC 27001:2022 memastikan perlindungan data pelanggan dan mitra bisnis, yang menjadi landasan utama dalam membangun kepercayaan.
Corporate Secretary PT HISI, Dwi Meisa Fitri, menyebut bahwa keberhasilan ini mencakup seluruh aspek operasional, mulai dari pengelolaan fasilitas hingga manajemen SDM.
“Hal ini mencerminkan komitmen kami terhadap kepuasan pelanggan, keberlanjutan, serta peningkatan mutu yang konsisten,” kata Dwi.
The Sanur optimistis bahwa raihan ini adalah awal dari perjalanan panjang menuju standar global yang lebih tinggi. Rumah sakit dan klinik internasional di KEK Sanur dijadwalkan mulai beroperasi pada 2025, menghadirkan layanan medis dan wellness terbaik bagi masyarakat Indonesia dan dunia.
Melalui langkah strategis ini, The Sanur terus mengukuhkan posisinya sebagai pusat kesehatan unggulan yang tak hanya menjadi kebanggaan Bali, tetapi juga Indonesia di mata internasional. (ads/bpn)












