
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Bertepatan dengan puncak perayaan HUT ke-21 Yayasan Pendidikan Gita Asrama Mandala, SMK Kesehatan Bali Dewata secara resmi meluncurkan program Teaching Factory. Program ini merupakan salah satu bantuan pemerintah dalam upaya pengembangan pengajaran berbasis industri di sekolah tersebut.
Kepala SMK Kesehatan Bali Dewata, Ns. Ni Kadek Bayu Sintha Sri Utami, S.Kep., M.Pd., dalam sambutannya pada Kamis (12/12/2024), di sekolah setempat, mengungkapkan bahwa Teaching Factory ini dirancang untuk mendekatkan siswa pada suasana kerja yang nyata di dunia industri.
“Untuk jurusan Keperawatan, kami menghadirkan layanan jasa seperti treatment Balinese massage, akupresur, dan bekam. Sedangkan untuk jurusan Farmasi, kami memproduksi parfum dengan berbagai varian yang bisa dinikmati masyarakat,” ujarnya.

Selain memberikan pelatihan kepada siswa, layanan ini juga dibuka untuk masyarakat umum. Kepala sekolah berharap program ini mampu membawa budaya industri langsung ke SMK Kesehatan Bali Dewata dan memberikan pengalaman nyata bagi siswa.
“Semoga melalui Teaching Factory ini, lulusan kami mampu menembus pasar internasional, khususnya di bidang layanan massage,” tambahnya.
Dalam penerapan program ini, SMK Kesehatan Bali Dewata menjalin kerja sama dengan Bali Tangi, salah satu perusahaan terkemuka di bidang spa dan perawatan tubuh. Kerja sama ini mencakup program magang siswa yang memberikan pelatihan langsung di lingkungan industri yang sesungguhnya.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin memberikan suasana industri nyata bagi siswa sehingga mereka benar-benar siap terjun ke dunia kerja,” tutup Ns. Ni Kadek Bayu Sintha Sri Utami.
Peluncuran Teaching Factory ini menjadi salah satu upaya nyata SMK Kesehatan Bali Dewata untuk meningkatkan kompetensi siswanya dan memperkenalkan budaya kerja profesional sejak dini. (ads/bpn)












