Makan Siang
Wakil Ketua DPRD Karangasem, Kadek Wesya Kusmiadewi. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Wakil Ketua DPRD Karangasem, Kadek Wesya Kusmiadewi, menegaskan bahwa program makan siang gratis untuk siswa merupakan kebijakan yang jelas dan telah diatur dalam Permendagri Nomor 15 Tahun 2024. Pernyataan ini disampaikan menyusul adanya anggapan bahwa program tersebut masih belum jelas.

“Program makan bergizi yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah tertuang dalam peraturan tersebut, khususnya pada poin 1, 2, dan 3. Meskipun petunjuk pelaksanaan (juklak) dan teknis (juknis) belum diterbitkan, arahan mengenai prioritas penganggaran di tahun 2025 sudah sangat jelas,” ujar Kusmiadewi, Jumat (6/12/2024).

Baca Juga :  Jelang Final Piala Dunia FIFA 2026, Panitia Nobar di Denpasar Tambah Tiga Layar Lebar

Kusmiadewi menyayangkan jika Pemkab Karangasem tidak menganggarkan program ini, mengingat manfaatnya yang signifikan. Selain mengurangi angka malnutrisi dan meningkatkan kesehatan serta kecerdasan anak-anak, program ini juga berpotensi mendorong perputaran ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM sebagai mitra penyedia makanan bergizi sehat.

“Program ini adalah harapan masyarakat. Selain mendukung tumbuh kembang anak, keberadaannya akan memperkuat ekonomi lokal dengan memberdayakan UMKM,” tambahnya.

Sebagai anggota dewan yang telah menjabat dua periode, Kusmiadewi mendorong Pemkab Karangasem untuk segera melakukan uji coba program ini di beberapa sekolah. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang mungkin dihadapi, terutama karena Karangasem memiliki kondisi geografis yang berbeda dibandingkan daerah lain di Bali.

“Kami berharap Pemkab segera mengambil langkah konkret untuk melaksanakan program ini. Uji coba di beberapa lokasi akan memberikan gambaran tentang potensi permasalahan dan solusi yang dibutuhkan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Gubernur Koster Permudah Akses Perlindungan HKI untuk IKM dan UMKM Bali

Kusmiadewi juga menegaskan pentingnya mendukung program nasional ini agar dapat terealisasi di tahun anggaran 2025 demi kepentingan generasi muda dan masyarakat secara keseluruhan.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News