Putus Sekolah
Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, menggelar rapat khusus dengan desa dan lurah yang dihadiri Kasi Kesra Desa/Lurah se-Kota Denpasar, Selasa (3/12/2024), guna mensinkronisasi data anak putus sekolah.  Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, menyinkronkan data anak putus sekolah. Pada Selasa (3/12/2024) Disdikpora Kota Denpasar menggelar rapat khusus dengan desa/kelurahan yang dihadiri Kasi Kesra Desa/Lurah se-Kota Denpasar terkait hal tersebut. Mengingat data BPS menyebutkan anak putus sekolah di Denpasar mencapai 7,15 persen.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Putu Gede Astara, mengungkapkan, pihaknya masih berupaya memastikan keakuratan data anak putus sekolah di Kota Denpasar. Menurutnya, akurasi data sangat penting, sehingga pemerintah dapat mengambil langkah strategis untuk menihilkan angka putus sekolah.

Baca Juga :  Sempat Terancam Tak Dapat Sekolah, 19 Murid di Karangasem Akhirnya Tertampung di SMP Negeri

Sebenarnya, Disdikpora Kota Denpasar sudah berupaya mengambil langkah strategis dengan menyediakan layanan lewat pendidikan kesetaraan. Lewat pendidikan kesetaraan tersebut, Disdikpora Kota Denpasar mendorong agar anak-anak yang putus sekolah, dapat kembali melanjutkan pendidikannya.

“Kami coba menyamakan data dulu. Karena beberapa anak sudah kami tangani lewat program kesetaraan lewat Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM),” ujarnya.

Makanya, lanjut Agung Astara, lewat pertemuan dengan desa dan lurah ini, dilakukan verifikasi dan validasi. “Kami sudah siapkan program, supaya angka partisipasi sekolah terus meningkat,” demikian Agung Astara.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News