Kosmetik ITB UNUD SMA
Workshop Pembuatan Kosmetik bagi Siswa SMA di Bali, Kembangkan Potensi Generasi Muda untuk Masa Depan Berkelanjutan. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KUTA – Sebanyak 50 siswa dari SMAN 4 Denpasar, SMAN 1 Kuta, dan SMAN 2 Kuta, bersama dengan empat guru pendamping, mengikuti Workshop Pembuatan Kosmetik yang berlangsung di The Patra Bali Resort & Villas, Kuta, Bali.

Kegiatan ini merupakan bagian awal dari rangkaian Chemurgy Innovation Summit, yang termasuk dalam agenda ‘The 28th Regional Symposium on Chemical Engineering (RSCE) 2024’. Workshop ini bertujuan memperkenalkan siswa pada industri kosmetik, inovasi berbasis keberlanjutan, dan peran ilmu teknik kimia dalam mendukung praktik ramah lingkungan.

Acara diawali dengan sesi praktek pembuatan kosmetik berbahan dasar minyak sawit, dipandu oleh mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Udayana. Dalam sesi ini, peserta diajarkan proses pembuatan kosmetik menggunakan bahan alami seperti minyak sawit yang ramah lingkungan dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Para fasilitator memberikan wawasan terkait inovasi dalam industri kosmetik yang memanfaatkan bahan nabati alami, sekaligus menerapkan konsep keberlanjutan pada produk konsumen.

Baca Juga :  Peduli Pendidikan, Desa Adat Penatih Puri Salurkan Dana Motivasi Bagi Murid Baru

Setelah sesi pembuatan kosmetik, para peserta mengikuti Talent Mapping Assessment yang dipandu oleh Tristia Riskawati, S.I.Kom., M.A.B., co-founder Pijar Berdaya Indonesia. Sesi ini membantu siswa mengidentifikasi minat dan potensi mereka melalui berbagai tes dan kegiatan interaktif, guna memahami kekuatan dan area pengembangan diri. Tristia memberikan arahan mengenai pilihan karier masa depan yang relevan dengan kemampuan dan minat peserta, sehingga mereka lebih siap merencanakan perjalanan karier yang sesuai.

Workshop kemudian dilanjutkan dengan Seminar Growth Mindset yang dipandu oleh Prof. Ir. Djohan Yoga, M.Sc., Ph.D., seorang ahli dalam pengembangan sumber daya manusia.

Prof. Djohan menyampaikan pentingnya pola pikir berkembang (growth mindset) dalam meraih kesuksesan dan menghadapi tantangan. Menurut beliau, pola pikir terbuka terhadap pembelajaran dan pengembangan diri adalah kunci utama untuk menghadapi perubahan serta beradaptasi dengan berbagai peluang di masa depan.

Baca Juga :  Meriahkan HUT Kota Amlapura ke-386, Ratusan Pecatur Pelajar Adu Strategi dan Asah Kemampuan

Kegiatan ini diinisiasi oleh Komunitas Teknik Kimia ITB, Asosiasi Pendidikan Tinggi Teknik Kimia Indonesia (APTEKIM), dan Badan Kejuruan Kimia Persatuan Insinyur Indonesia (BKKPII), dengan dukungan dari PT Kilang Pertamina Internasional dan Badan Pengelola Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Tujuannya adalah untuk menginspirasi serta membekali generasi muda dengan keterampilan, pengetahuan, dan pola pikir yang mendukung dunia yang lebih inovatif dan berkelanjutan.

“Workshop ini menjadi kesempatan emas bagi siswa untuk memahami pemanfaatan sumber daya nabati lokal dalam industri kosmetik, sekaligus membuka wawasan mengenai peluang karier di masa depan,” ujar Dr. Astri Nur Istyami selaku ketua panitia, dalam keterangan resminya pada Selasa (12/11/2024).

Baca Juga :  Peduli Pendidikan, Desa Adat Penatih Puri Salurkan Dana Motivasi Bagi Murid Baru

Setelah Chemurgy Innovation Summit dan The 28th RSCE 2024, akan ada berbagai kegiatan lanjutan berupa seminar, workshop, dan diskusi panel yang menghadirkan para ahli teknik kimia untuk membahas inovasi berkelanjutan, pengelolaan sumber daya alam, dan teknologi industri ramah lingkungan.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News