Karya Padudusan Agung lan Ngenteg Linggih
Sekda Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana saat melaksanakan prosesi nuwek bagia pula kerthi serangkaian penyineban Karya Padudusan Agung lan Ngenteg Linggih di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Sabtu (23/11/2024). Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Serangkaian Karya Padudusan Agung lan Ngenteg Linggih di Pura Agung Jagatnatha Kota Denpasar yang telah dilaksanakan sejak 26 Maret 2024 lalu dilanjutkan upacara Panyineban (Penutupan Upacara) pada Sabtu (23/11/2024).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede; Ketua DWP Kota Denpasar, Ida Ayu Widnyani Wiradana berserta pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar berserta undangan lainnya.

Sekda Alit Wiradana dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa Karya Padudusan Agung lan Ngenteg Linggih di Pura Agung Jagatnatha Kota Denpasar ini merupakan momentum bagi seluruh masyarakat untuk selalu eling dan meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Karya ini juga diharapkan menjadi sebuah momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana.

Baca Juga :  Gubernur Koster Permudah Akses Perlindungan HKI untuk IKM dan UMKM Bali

“Dengan pelaksanaan karya ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana di wilayah Kota Denpasar,” ujarnya.

Kepala Bagian Kesra Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara menerangkan, rangkaian Karya Padudusan Agung Lan Ngenteg Linggih di Pura Agung Jagatnatha dimulai pada tanggal 26 Maret 2024 dengan kegiatan Maturan Penenten nunas pamuput tawar. Kemudian dilaksanakan Mecaru Panca Kelud pada Jumat, (1/11/2024).

Dilanjutkan dengan Upacara Melasti pada Kamis, (14/11/2024), Upacara Mepepada Karya pada Kamis, (14/11/2024). Puncak Karya Pedudusan Agung lan Ngenteg Linggih dilaksankan bertepatan dengan Purnama Sasih Kalima pada Sabtu, (16/11/2024). Setelah puncak karya dilaksanakan Bhakti Penganyar serta pada Sabtu (23/11/2024) dilaksanakan upacara Penyineban yang dipuput Ida Pedanda Putra Telaga, Griya Telaga Gulingan, Sanur dan didahului dengan Upacara Nyenuk.

Baca Juga :  Wawali Arya Wibawa Dorong Keterlibatan Berbagai Sektor dalam Upaya Penanggulangan Kemiskinan

“Astungkare kerjasama yang baik antara seluruh panitia menjadikan Karya Agung di Pura Jagatnatha berjalan lancar dan labda karya dan apa yang kita harapkan dari pelaksanaan upacara ini dapat memberi kebaikan bagi kita semua,” ujarnya.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News