BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Persediaan air di beberapa embung di Kabupaten Karangasem mulai menyusut drastis bahkan ada yang telah mengering akibat musim kemarau yang berkepanjangan.
Menurut hasil pemantauan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Karangasem, dari 17 embung yang dikelola, lima di antaranya sudah kering. Kondisi ini terjadi karena air di embung-embung tersebut telah digunakan oleh masyarakat setempat untuk kebutuhan sehari-hari.
“Kami mencatat sudah ada lima embung yang airnya habis, dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai keperluan sehari-hari,” ujar Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Karangasem, I Made Wiguna.
Lima embung yang kering tersebut di antaranya adalah Embung Telung Buana di Kecamatan Selat, Embung Datah di Kecamatan Abang, Embung Batu Dawa 1 dan 2 di Kecamatan Kubu, serta Embung Seraya Timur di Kecamatan Karangasem.
Sementara itu, dari 12 embung yang masih berisi air, beberapa di antaranya juga mengalami penurunan volume yang signifikan. Misalnya, Embung Muntig di Kecamatan Kubu yang kapasitas normalnya 4,55 meter kini hanya tersisa 0,20 meter. Demikian pula Embung Nangka di Kecamatan Bebandem, yang kini hanya memiliki sisa air 0,10 meter.(st/bpn)













