
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Tumor pada kelenjar tiroid merupakan salah satu jenis tumor yang berkembang di kelenjar endokrin, dan sering ditemukan di Bali. Berdasarkan data, tumor ini berada di urutan ke-12 dalam kasus kanker terbanyak di Indonesia.
Menurut dr. I Gusti Bagus Dharma Prakasa, seorang dokter bedah di Denpasar sekaligus akademisi di Fakultas Kedokteran Universitas Mahasaraswati Denpasar, kasus tumor tiroid di Indonesia mencapai angka signifikan. Berdasarkan data GLOBOCAN, ditemukan sekitar 13.761 kasus baru pada tahun 2022, menjadikan tumor ini salah satu yang paling banyak menyerang sistem endokrin di negara kita.
Secara anatomi, kelenjar tiroid memiliki bentuk seperti perisai yang menyerupai kupu-kupu, terletak di depan trakea pada leher bagian depan. Dengan ukuran panjang sekitar 3-4 cm dan lebar 2 cm, kelenjar ini tidak tampak dari luar pada kondisi normal dan sulit diraba.
Tumor tiroid biasanya tidak menimbulkan gejala yang khas pada tahap awal. Namun, ketika kelenjar mulai membesar, pasien dapat merasakan benjolan di leher bagian depan yang disertai kesulitan menelan.
Hingga saat ini, penyebab pasti tumor tiroid belum diketahui secara pasti. Namun, dr. Pras menjelaskan bahwa terdapat beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami tumor ini. Faktor-faktor tersebut antara lain paparan radiasi di area leher, faktor keturunan, jenis kelamin (wanita lebih berisiko), serta beberapa kondisi medis tertentu.
“Gaya hidup seperti kurangnya asupan yodium, konsumsi makanan berlemak, junk food, obesitas, dan diabetes juga diduga sebagai faktor pemicu munculnya tumor tiroid,” tambahnya.
Penanganan tumor tiroid umumnya melibatkan tindakan operasi. Jenis operasi yang dilakukan bervariasi, tergantung pada tipe histopatologi, stadium, serta faktor risiko prognostik yang dimiliki oleh pasien.
Sebagai salah satu penyakit yang sering terdeteksi di Bali, pemahaman mengenai gejala dan penanganan tumor tiroid sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit ini.(tis/bpn)












