Pelepasan Siswa PKL
SMK TI Bali Global Badung Lepas Siswa untuk Kelas Industri Selama 10 Bulan. Sumber Foto : gr/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – SMK TI Bali Global Badung, yang dikenal sebagai sekolah menengah kejuruan terbaik di bidang teknologi informasi (komputer) di Bali, secara resmi melepas 42 siswa untuk mengikuti program kelas industri selama 10 bulan, dimulai dari Agustus 2024 hingga Juni 2025.

Seremonial pelepasan ini berlangsung di Aula SMK TI Bali Global Badung pada Rabu (21/8/2024), dan diikuti oleh 36 siswa laki-laki serta 6 siswa perempuan dari tiga jurusan, yaitu Pengembangan Perangkat Lunak dan Game (PPLG), Desain Komunikasi Visual (DKV), serta Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT).

Setelah acara pelepasan, para siswa terpilih akan segera ditempatkan di dua lokasi industri, yaitu PT Indonesia Comnets Plus (Icon Plus) yang berlokasi di Kantor Area PLN Pusharlis, Jl. Gunung Mandalawangi No. 15 Tegal Harum, Denpasar, dan PT Kreasi Kualitas Utama di Jl. Tukad Pakerisan VIID Panjer, Denpasar Selatan.

Baca Juga :  Meriahkan HUT Kota Amlapura ke-386, Ratusan Pecatur Pelajar Adu Strategi dan Asah Kemampuan

Kepala SMK TI Bali Global Badung, I Made Indra Aribawa, SH., menekankan pentingnya program kelas industri ini dalam menambah wawasan siswa serta membuka peluang besar untuk direkrut oleh perusahaan tempat mereka melakukan praktik.

“Program kelas industri ini memberikan keuntungan besar bagi siswa karena mereka akan menjadi prioritas dalam proses rekrutmen oleh perusahaan tempat mereka menjalani praktik,” ujar Indra Aribawa.

Ia juga mengungkapkan bahwa program ini didukung oleh dua industri mitra, dengan rencana untuk memperluas kerja sama pada program kelas industri berikutnya, termasuk kemungkinan berkolaborasi dengan PT. Tera Data Indonusa (Axioo).

Baca Juga :  Peduli Pendidikan, Desa Adat Penatih Puri Salurkan Dana Motivasi Bagi Murid Baru

“Kami berencana untuk melibatkan lebih banyak industri dalam program berikutnya, termasuk kemungkinan kerja sama dengan Axioo. Kami juga berencana untuk mendirikan industri Axioo di sekolah dan berharap itu dapat terealisasi,” ungkapnya.

Indra menjelaskan bahwa siswa yang mengikuti kelas industri diwajibkan untuk hadir di sekolah setiap hari Sabtu guna memberikan laporan terkait praktik yang mereka lakukan di perusahaan.

“Setiap Sabtu, siswa yang mengikuti kelas industri harus datang ke sekolah untuk melaporkan hasil praktik mereka. Setelah pelepasan ini, mereka akan langsung menuju lokasi perusahaan,” jelasnya.

Baca Juga :  Meriahkan HUT Kota Amlapura ke-386, Ratusan Pecatur Pelajar Adu Strategi dan Asah Kemampuan

Indra Aribawa juga menambahkan bahwa dari total 244 siswa kelas 12, sebanyak 63 siswa mengikuti seleksi untuk kelas industri, dan 42 di antaranya terpilih. Siswa yang tidak terpilih akan mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL) selama 6 bulan.

“Setelah kelas industri selesai, siswa dengan kinerja terbaik akan langsung direkrut oleh perusahaan. Hal ini menjadi motivasi bagi siswa untuk berprestasi selama program,” tambah Indra Aribawa.

Pelepasan Siswa PKL
SMK TI Bali Global Badung Lepas Siswa untuk Kelas Industri Selama 10 Bulan. Sumber Foto : gr/bpn

Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh perwakilan Ketua Yayasan, Bendahara Yayasan I Gusti Ngurah Wardana, S.Pt., MM.Kom., Komite Sekolah I Wayan Mustika Yasa, SH., perwakilan dari kedua perusahaan mitra, serta orang tua siswa.(gr/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News