Astri Ramayanti - President Director Philips Indonesia
President Director of Philips Indonesia, Astri Ramayanti Dharmawan. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, NUSA DUA – Sistem perawatan kesehatan menghadapi tantangan dengan meningkatnya biaya, tingginya prevalensi penyakit kronis, dan kekurangan tenaga kerja kesehatan, dengan perkiraan kekurangan 18 juta tenaga kerja pada tahun 2030. Hal ini mendorong transformasi ke pelayanan kesehatan yang lebih efisien dan didukung oleh teknologi digital. Transformasi ini menuntut penyedia layanan kesehatan dan pemerintah untuk berinovasi dalam pemberian perawatan, memanfaatkan teknologi digital dan analisis data untuk secara berkelanjutan meningkatkan pengalaman pasien dan efisiensi operasional, mengarah pada transformasi menuju perawatan kesehatan yang lebih cerdas.

Hospital Management Asia (HMA) 2024 yang dilaksanakan pada 28 hingga 29 Agustus 2024 di Bali Nusa Dua Convention Center menampilkan penyedia layanan kesehatan di wilayah ini yang telah berhasil meningkatkan hasil dan pengalaman, tidak hanya bagi pasien tetapi juga bagi tenaga kerjanya, dengan memanfaatkan teknologi cerdas dan mengatasi hambatan terkait pola pikir, budaya, serta hubungan. Pusat Inovasi SMART Healthcare of the Future milik Philips menjadi bagian dalam acara Hospital Management Asia (HMA) 2024 tersebut.

Baca Juga :  Tanam 250 Bibit Mangrove, ITDC Nusantara Utilitas Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

President Director of Philips Indonesia, Astri Ramayanti Dharmawan saat diwawancarai mengatakan, sudah lebih dari 1.000 rumah sakit yang sudah menjalin kerja sama dengan Philips SMART Healthcare baik dari rumah sakit swasta maupun negeri. Di Provinsi Bali sendiri, Philips SMART Healthcare sudah bekerja sama dengan Siloam Hospital dan Kasih Ibu Hospital. 

“Kita (Philips SMART Healthcare, red) memberikan solusi mulai dari diagnosa dan treatment, connected care hingga personal care. Yang digambarkan pada Tur Inovasi Philips SMART Healthcare hari ini yakni Smart Hospital, itu menyatakan bahwa produk-produk dari Philips sudah digital dan bagaimana kita bisa menghubungkan pasien, rumah sakit, tenaga kerja kesehatan, dan data yang sudah terintegrasi melalui satu sistem digital,” ungkap Astri Ramayanti saat diwawancarai pada Rabu (28/8/2024).

Philips SMART Healthcare
Salah satu inovasi yang ditawarkan oleh Philips SMART Healthcare pada Tur Inovasi SMART Healthcare, Rabu (28/8/2024). Sumber Foto : dnd/bpn

Sebagai penyedia teknologi kesehatan terkemuka di industrinya, Philips menghadirkan berbagai solusi inovatif di berbagai bidang medis. Solusi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pasien, meningkatkan efisiensi klinis, serta mendukung pengambilan keputusan bagi penyedia layanan kesehatan. 

Berikut adalah solusi yang diperkenalkan dalam SMART Healthcare Innovation Tour pada rangkaian acara Hospital Management Asia 2024:

  • Command Center: Philips Command Center mengatur alur pasien, alokasi sumber daya, dan transisi perawatan dengan analisis data dan pemodelan prediktif, sehingga mengoptimalkan penggunaan tempat tidur, mengurangi durasi rawat inap, dan meningkatkan pengalaman pasien.
  • Unit Gawat Darurat: Philips mendukung unit gawat darurat dengan teknologi imaging canggih, solusi alur kerja terintegrasi, dan alat pendukung keputusan klinis untuk mempercepat penanganan dan perawatan pasien.
  • Imaging: Philips meningkatkan akurasi diagnostik dan efisiensi operasional di departemen radiologi melalui solusi imaging inovatif yang didukung AI, mempercepat diagnosis dan meningkatkan hasil akhir pasien.
  • Cath-lab: Philips menyediakan solusi kardiologi komprehensif, dari deteksi dini hingga manajemen perawatan kronis, yang memungkinkan penyedia layanan kesehatan memberikan perawatan jantung yang dipersonalisasi dan efektif.
  • Perawatan Akut: Philips mendukung perawatan akut dengan solusi pemantauan pasien tingkat lanjut, alat pendukung keputusan klinis, dan platform informatika terintegrasi, memungkinkan intervensi tepat waktu dan optimalisasi sumber daya.
  • Keunggulan Operasional: Philips membantu organisasi pelayanan kesehatan mencapai keunggulan operasional melalui strategi perencanaan, optimalisasi keuangan, keamanan siber, dan layanan jarak jauh, meningkatkan efisiensi, menurunkan biaya, dan meningkatkan kepuasan pasien.
Baca Juga :  ITDC Pastikan Pantai The Nusa Dua Tetap Aman, Dugaan Kemunculan Hiu Masih Belum Terverifikasi

Dengan berbagai inovasi dan solusi yang ditawarkan, Philips berkomitmen untuk membantu organisasi kesehatan mencapai keunggulan operasional melalui strategi perencanaan yang matang, optimalisasi keuangan, keamanan siber, dan layanan jarak jauh. Dengan menyelaraskan teknologi, tenaga kerja, dan proses, Philips memberdayakan pemimpin layanan kesehatan untuk meningkatkan efisiensi, menekan biaya, dan meningkatkan kepuasan pasien.(dnd/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News